Home » Daerah » Kutai Kartanegara » Rima Hartati: Empat Pilar Kebangsaan Harus Jadi Fondasi dalam Membangun Persatuan Bangsa Indonesia

Rima Hartati: Empat Pilar Kebangsaan Harus Jadi Fondasi dalam Membangun Persatuan Bangsa Indonesia

Sabtu,5 November 2022 05:53WIB

Bagikan :
Anggota DPRD Kaltim, Rima Hartati. (Media Etam)

SINTESANEWS.ID – Anggota DPRD Kaltim Rima Hartati menguraikan empat pilar bangsa Indonesia, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dari empat pilar tersebut, sambung dia, khususnya pilar Pancasila, merupakan dasar bagi Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta: panca berarti lima dan sila bermakna prinsip atau asas.

Dengan demikian, Pancasila merupakan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia

Berikutnya, pilar kedua UUD 1945 yang rancangannya disusun pada 29 April 1945. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) sengaja dibentuk untuk menyusun UUD 1945.

Norma konstitusional UUD 1945 menjadi acuan dalam pembangunan dan karakter bangsa. Kata dia, keluhuran nilai dalam pembukaan UUD 1945 menunjukkan komitmen bangsa Indonesia untuk mempertanggungjawabkan dan tidak mengubahnya.

Pilar selanjutnya NKRI. Dalam UUD 1945 disebutkan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik, berdiri sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 oleh Ir Soekarno dan Muhammad Hatta.

Meskipun Indonesia terdiri dari banyak pulau tetap merupakan suatu kesatuan dalam sebuah negara dan bangsa yang bernama Indonesia. Konsesi tentang bentuk negara menganut bentuk negara kesatuan menjunjung tinggi otonomi dan otonomi khusus daerah sebagai pengembang wawasan kebangsaan menjamin persatuan bagi negara kepulauan serta semangat persatuan.

Pilar keempat yakni Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini bukan sekedar slogan. Kebhinnekaan merupakan gambaran dari bangsa Indonesia. Slogan ini bertujuan menghargai perbedaan atau keragaman namun tetap bersatu dalam ikatan sebagai bangsa Indonesia.

“Keberagaman ini harus dipandang sebagai kekayaan khazanah sosial, kultural, bersifat kodrat dan alamiah, ” paparnya saat melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Tenggarong pada Sabtu (5/11/2022).

Rima berharap lewat kegiatan ini timbul pemahaman dan kesepakatan bersama agar warga negara membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Harapan saya juga dengan sosialisasi ini khususnya pemuda pemudi atau warga masyarakat tahu akan artinya kesatuan dan persatuan, tidak terpecah karena adanya Bhinneka Tunggal Ika, karena wawasan kebangsaan khazanahnya lebih luas. Harus diterapkan dalam keseharian, ” pungkasnya. (adv/mb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

3474362364620514386-min

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK