Home » Daerah » Kutai Kartanegara » Rudi Gunawan Dikenalkan sebagai Ketua KPU Kukar yang Baru

Rudi Gunawan Dikenalkan sebagai Ketua KPU Kukar yang Baru

Kamis,28 Maret 2024 06:18WIB

Bagikan : Array
Komisioner KPU Kukar periode 2024-2029. (Sintesa News)

SINTESANEWS.ID– Lima Komisioner KPU Kukar periode 2024-2029 resmi dilantik di Jakarta pada Minggu 24 Maret 2024.

Kelima komisioner itu yakni Rudi Gunawan, Muhammad Rahman, Wiwin, Purnomo dan Muchammad Amin.

Dalam acara press release dan buka puasa bersama di Kantor KPU Kukar Rabu 27 Maret kemarin, Rudi Gunawan dikenalkan sebagai Ketua KPU Kukar.

Sementara Muhammad Rahman sebagai Divisi Teknis Penyelenggaraan; Wiwin sebagai Divisi Hukum dan Pengawasan; Purnomo Divisi Perencanaan Data dan Informasi serta Muchammad Amin sebagai Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan mengaku ingin membangun silaturahmi dengan wartawan media sebagai mitra kerja.

Ia berharap KPU dan media bisa bekerja sama dalam menyukseskan Pilkada Kukar dan Pilgub 2024 yang sebentar lagi akan digelar.

“Sebagai orang baru di KPU, saya ingin membangun silaturahmi dengan media sebagai mitra. Harapannya kita bisa berkomunikasi dengan baik,” ujar Rudi.

Rudi mengaku, salah satu PR KPU Kukar ke depan adalah meningkatkan partisipasi pemilih.

Dua pemilihan sebelumnya, kata dia, partisipasi pemilih di Kukar belum mencapai target alias mengalami penurunan.

Karena itu, Rudi ingin gawai demokrasi di Kukar berjalan sesuai harapan dengan bantuan media.

“Meningkatkan partisipasi pemilih ini PR kita. Media ini mitra strategis,
Karena publikasi itu dibutuhkan untuk meningkatkan partisipasi dan pendidikan pemilih,” ujarnya.

Di sisi lain, KPU Kukar juga bakal fokus untuk menyukseskan Pilkada 2024. Rudi tidak ingin kejadian di periode sebelumnya terulang.

Diketahui, Pilkada sebelumnya sejumlah komisioner KPU Kukar dilaporkan dan diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu alias DKPP.

Karena itu Rudi dan jajarannya mengaku berkomitmen untuk mengawal Pilkada Kukar dengan jujur dan solid.

“Prinsipnya KPU tidak boleh berbohong.  Kalau salah masih bisa dibenarkan. Bohong itu enggak baik. Jadi prinsipnya kita juga akan mengevaluasi, kami tidak ingin kejadian sebelumnya terulang di Pilkada tahun ini,” pungkasnya. (ar)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI