Home » Daerah » RPM Soroti Anggaran Perjalanan Dinas Pemda Kukar: Urgensi atau Pemborosan?

RPM Soroti Anggaran Perjalanan Dinas Pemda Kukar: Urgensi atau Pemborosan?

Sabtu,20 April 2024 05:56WIB

Bagikan : Array
Dewan Pembina Rumah Partisipasi Masyarakat, Hendy Yuzar. (Istimewa)

SINTESANEWS.ID – Dewan Pembina Rumah Partisipasi Masyarakat (RPM) Kukar, Hendy Yuzar, menyerukan penghematan anggaran perjalanan dinas (Perjadin) Pemda Kukar yang mencapai 376,9 miliar rupiah.

Menurutnya, anggaran sebesar itu, yang rata-rata mencapai 1 miliar rupiah per hari, tidak rasional dan sebaiknya dialokasikan untuk program-program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Hendy menekankan bahwa setiap rupiah dari APBD Kukar harus dipertanggungjawabkan dengan baik, tidak hanya dari aspek administratif kepada Badan Pemeriksa Keuangan, tetapi juga dalam hal manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami terkejut dengan anggaran sebesar ini. Masalah di Kukar masih banyak, dan anggaran Perjadin ini bukanlah kebutuhan prioritas,” ujar Hendy.

Ia juga menyarankan agar Pemkab Kukar melakukan sosialisasi publik untuk menjelaskan urgensi dan manfaat dari anggaran Perjadin.

Kata dia, RPM Kukar siap memfasilitasi kegiatan sosialisasi yang dapat dilaksanakan di Pasar Lapangan Pemuda Taman Ulin, untuk mendorong peningkatan kunjungan dan daya beli masyarakat.

Lebih lanjut, Hendy mengusulkan agar anggaran Perjadin yang mencapai total 437 miliar rupiah, termasuk anggaran Perjadin DPRD Kukar, dihemat dan dialokasikan untuk program ekonomi dan kemasyarakatan.

“Bayangkan betapa bermanfaatnya jika anggaran ini digunakan untuk menyehatkan PDAM atau menyediakan seragam gratis bagi siswa,” tambahnya.

Kemudian, Hendy juga menyinggung tentang Pasar Lapangan Pemuda di Taman Ulin yang masih sepi pengunjung, sementara pejabat setempat sering melakukan perjalanan dinas yang malah meningkatkan aktivitas pasar di kota lain.

“Pembatalan atau penghematan atas sejumlah proyek yang sudah ditetapkan adalah hal yang wajar,” kata Hendy mengacu pada pembatalan pembangunan beberapa Jalan Tol oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Oktober 2023.

Sebagai langkah konkret, Hendy mengusulkan agar perusahaan daerah seperti Perusda Tunggang Parangan atau MGRM membuka usaha travel, sehingga dana perjalanan dinas dapat berkontribusi pada pendapatan baru bagi daerah.

Dengan adanya usulan penghematan ini, diharapkan anggaran Perjadin dapat dialihkan untuk mendukung agenda Kukar Idaman, yaitu terwujudnya masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia.

“Minggu depan, kami akan melakukan audiensi dengan teman-teman ormas dan organisasi kemahasiswaan untuk menyampaikan masukan dan kritik secara langsung,” tutup Hendy.

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

cb69ca3e-61d6-4002-8894-a924a9d8e08a

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK