SINTESANEWS.ID – Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, berbagi cerita tentang pengalaman pertamanya membacakan teks proklamasi dalam upacara HUT RI ke-80 di halaman Kantor Bupati Kukar, Minggu (17/8/2025).
Dengan jujur, ia mengaku sempat merasa tegang.
“Ini momen pertama saya disuruh membacakan teks proklamasi. Jujur, saya sempat khawatir kalau ada kekeliruan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, ada momen yang sempat membuat suasana semakin mendebarkan.
“Apalagi sebelumnya ada suara letusan atau tembakan yang cukup mendebarkan, itu sangat mempengaruhi suasana,” ucapnya.
“Tapi alhamdulillah, bisa saya kondisikan jiwa raga, dan akhirnya pembacaan teks proklamasi berjalan lancar,” jelasnya.
Meski sempat tegang, Ahmad Yani merasa terhormat bisa mendapatkan kesempatan tersebut.
Baginya, membacakan teks proklamasi adalah pengalaman berharga yang penuh makna.
Ia menilai bahwa teks proklamasi tidak hanya sekadar kata-kata bersejarah, melainkan juga pengingat bagi generasi penerus tentang perjuangan para pendiri bangsa.
“Ketika membacakan teks itu, saya merasakan ada energi yang luar biasa. Seolah-olah kita diingatkan kembali bagaimana beratnya perjuangan para pejuang bangsa ini,” katanya.
Ahmad Yani berharap pengalaman tersebut bisa menjadi inspirasi bagi dirinya maupun masyarakat Kukar untuk terus menjaga semangat kemerdekaan.
Menurutnya, setiap orang bisa berkontribusi bagi bangsa, meski dengan cara sederhana.
“Yang penting adalah kita menanamkan semangat proklamasi dalam diri, bahwa kita harus ikut menjaga dan membangun negeri ini,” ujarnya.
Momen itu, lanjutnya, akan selalu diingat sebagai salah satu pengalaman paling berkesan sepanjang kariernya di dunia politik. (Adv/fi)
































