Home » Seputar IKN » Jadi Narasumber Seminar Nasional Holistik Institute, Ketua KNPI Kaltim Minta Pemuda Dukung IKN

Jadi Narasumber Seminar Nasional Holistik Institute, Ketua KNPI Kaltim Minta Pemuda Dukung IKN

Selasa,1 Maret 2022 12:43WIB

Bagikan :

Kukar, sintesanews.id – Baru-baru ini Holistik Institute menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Dukung Ibu Kota Negara (IKN) baru di Aula Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

Hadir sebagai narasumber Chief Executive Officer (CEO) Holistik Institute, M. Nur Latuconsina; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Guspardi Gaus; Wakil Rektor (Warek) I Unikarta, Sudirman; dan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur (Kaltim), Arif Rahman Hakim.

M. Nur menyampaikan dalam paparannya tujuan besar dari pembangunan IKN merupakan upaya untuk memastikan keberlangsungan pembangunan berkualitas di Indonesia.

Senada dengan CEO Holistik Institute ini, Sudirman berpendapat bahwa kepemimpinan IKN harus dipegang oleh individu yang berkualitas.

“Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru nantinya dituntut memiliki kemampuan membaca fenomena dan sifat akumulasi modal, mampu membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat sumber daya manusia di IKN,” kata Warek I Unikarta ini.

Di tempat yang sama, Ketua KNPI Kaltim, Arif Rahman Hakim, berpendapat bahwa pembangunan IKN harus didukung oleh unsur pemuda di Kalimantan.

“Pemuda harus bersama-sama mendukung proyeksi pembangunan IKN. Sebagai representasi masyarakat Kaltim, pemuda tidak boleh sekadar jadi penonton. Pemuda harus ambil bagian dalam momentum Ibu Kota Nusantara ini,” tutur Arif.

Sebelumnya, Guspardi Gaus juga mengingatkan agar pembebasan lahan di titik nol IKN harus selesai, mengingat terdapat anggaran yang mencapai Rp 466 triliun untuk pembebasan lahan dan pembangunan IKN tersebut. (*)

Penulis: Halimatu

Leave a Reply

Your email address will not be published.

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

3474362364620514386-min

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK