SINTESANEWS.ID – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Saat menggelar reses tahap II masa sidang III di Rumah Warga, RT 19 Batu Dinding, Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Rabu (6/8/2025) malam, ia menyoroti langsung kebutuhan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi keluhan warga.
“Batu Dinding ini kan memang daerah yang agak terpencil di Kelurahan Loa Tebu. Makanya memang ini perlu perjuangan dari semua pihak agar bisa diperhatikan, terutama infrastruktur dan fasilitas masyarakat,” kata Abdul Rasid usai kegiatan reses.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas jalan poros utama, gang-gang pemukiman, serta akses untuk pertanian.
Infrastruktur itu dinilai sebagai kebutuhan mendesak yang menyangkut aktivitas harian hingga roda perekonomian warga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Abdul Rasid membawa kabar baik. Ia menyebutkan bahwa akses jalan utama antara Loa Tebu ke Batu Dinding dipastikan akan mulai dikerjakan tahun ini.
“Alhamdulillah, insya Allah tahun ini jalan akses utamanya antara Loa Tebu ke Batu Dinding akan dikerjakan. Proses lelangnya sudah, tinggal menunggu pelaksanaan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sisa akses dari jalan Tonito ke jalur utama yang akan dikerjakan.
“Hanya tinggal sedikit lagi jalan yang harus diperbaiki. Tinggal akses dari Tonito ke penghubung yang akan dikerjakan, mudah-mudahan ini bisa segera diselesaikan,” lanjutnya.
Abdul Rasid berharap, semakin banyak pihak yang peduli terhadap wilayah Batu Dinding.
Menurutnya, perhatian kolektif sangat dibutuhkan agar pembangunan dapat menyentuh masyarakat hingga ke daerah yang paling terpencil sekalipun.
Ia menegaskan pentingnya jalan poros sebagai akses vital tidak hanya untuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan warga, tetapi juga untuk mendukung pendidikan.
“Anak-anak sekolah yang selama ini terkendala akses jalan yang kurang baik, itu bisa menikmati jalan yang lebih layak,” tambahnya.
Kepekaan Abdul Rasid terhadap kebutuhan dasar warga menjadi bukti nyata bahwa fungsi reses sebagai jembatan antara rakyat dan parlemen dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Harapannya, pembangunan yang merata bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang dimulai dari mendengar langsung suara masyarakat. (Adv/fi)
































