Home » Daerah » Samarinda » DPRD Samarinda Pelajari Program Kredit Tanpa Agunan Rp100 Juta untuk UMKM

DPRD Samarinda Pelajari Program Kredit Tanpa Agunan Rp100 Juta untuk UMKM

Jumat,22 Mei 2026 12:54WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – DPRD Kota Samarinda mulai mempelajari skema program kredit tanpa agunan senilai hingga Rp100 juta yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Program tersebut dinilai berpotensi menjadi solusi dalam membantu pengembangan usaha masyarakat, khususnya sektor usaha kecil yang masih kesulitan mengakses pembiayaan perbankan.

Pembahasan program itu muncul sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat daya saing UMKM di Kota Samarinda.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi menilai akses modal masih menjadi salah satu hambatan utama yang dihadapi pelaku usaha lokal.

Dia menyebut skema kredit tanpa jaminan dapat menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha tanpa terbebani syarat agunan yang selama ini kerap menjadi kendala.

“Banyak pelaku UMKM memiliki usaha yang potensial, tetapi terkendala akses modal karena tidak memiliki jaminan. Program seperti ini perlu dipelajari secara serius,” ujar Iswandi.

DPRD juga menilai program pembiayaan tersebut harus dibarengi dengan pengawasan dan pendampingan yang jelas agar penyaluran kredit benar-benar tepat sasaran.

Selain itu, edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha juga dianggap penting untuk meminimalkan risiko kredit macet.

Menurut dia, sektor UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah karena mampu menyerap tenaga kerja dan menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, dukungan pembiayaan dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal.

Selain membahas skema kredit, DPRD Samarinda juga mendorong pemerintah daerah agar terus menghadirkan program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha kecil, mulai dari pemasaran digital, pengemasan produk, hingga manajemen usaha.

Sebelumnya, berbagai program penguatan UMKM di Samarinda memang terus menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk bantuan permodalan dan pengembangan usaha berbasis ekonomi kreatif.

“Kita berharap kebijakan pembiayaan tanpa agunan nantinya benar-benar dapat membantu pelaku usaha kecil naik kelas dan memperluas pasar mereka,” pungkasnya. (Adv)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK