Home » Daerah » RSUD Dayaku Raja Kota Bangun Klarifikasi Kontroversi Layanan Pasien yang Viral di Medsos

RSUD Dayaku Raja Kota Bangun Klarifikasi Kontroversi Layanan Pasien yang Viral di Medsos

Minggu,28 April 2024 01:19WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Peristiwa memicu gelombang reaksi di media sosial ketika postingan dari akun Arsyfa Salsabila menyoroti pelayanan di RSUD Dayaku Raja, Kota Bangun, Kukar.

Dalam unggahannya, Arsyfa mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap sikap kurang ramah dan kurang peduli dari salah satu dokter yang menangani pasien.

Menyikapi hal ini, pihak Humas RSUD Dayaku Raja, Nita Ayutri, memberikan klarifikasi yang memperjelas kejadian tersebut.

Menurut Nita, pasien bernama Syahyudi alias suami dari pembuat postingan datang ke rumah sakit Minggu sekitar pukul 01.00 WITA dengan keluhan tekanan darah tinggi.

Dokter yang bertanggung jawab langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi pasien dinilai stabil dan bisa ditangani dengan rawat jalan.

Dokter Wirsal Indra Wijaya dari RSUD Dayaku Raja menambahkan bahwa pasien Syahyudi adalah pasien yang sering datang untuk memeriksakan kesehatannya.

Kata dia, pihak rumah sakit selalu mengutamakan pelayanan yang baik dan profesional bagi setiap pasien.

Proses triase telah dilakukan untuk menetapkan prioritas penanganan sesuai dengan tingkat kegawatdaruratan.

Dalam kasus Syahyudi, ia dianggap dapat ditangani sebagai pasien rawat jalan karena kondisinya dinilai stabil.

Dokter juga memberikan edukasi kepada pasien dan keluarganya mengenai cara mengontrol tekanan darah.

“Dalam setiap proses pelayanan, kami telah mengikuti prosedur yang benar, termasuk triase dan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, pasien masih dalam kondisi yang aman,” jelas Dokter Wirsal, Minggu (28/4/2024).

Lebih lanjut, Dokter Wirsal menegaskan bahwa pasien telah diberikan penjelasan mengenai kondisinya serta tindakan yang perlu dilakukan.

Pasien juga telah diberikan obat dan disarankan untuk melakukan kontrol berkala jika kondisinya memburuk.

“Mungkin postingan viral tersebut muncul karena kekhawatiran keluarga pasien yang mungkin tidak sepenuhnya memahami penjelasan dari dokter. Saat itu, istri pasien tidak berada di rumah sakit, sehingga mungkin terjadi kesalahpahaman,” ungkapnya.

RSUD Dayaku Raja telah menghubungi istri pasien yang membuat postingan viral tersebut. Hasilnya, istri pasien telah menghapus postingannya dan memberikan tanggapan yang positif terhadap penjelasan dari pihak rumah sakit.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran dan membangun pemahaman yang lebih baik antara pihak rumah sakit, pasien, dan keluarganya.

Hal ini juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami proses pelayanan kesehatan di tengah situasi yang mungkin penuh tekanan. (ar)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

cb69ca3e-61d6-4002-8894-a924a9d8e08a

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK