Home » Advertorial » Diskominfo Kukar » Persiapan MTQH Kaltim di Kukar Dikebut, Sejumlah Agenda Dimatangkan

Persiapan MTQH Kaltim di Kukar Dikebut, Sejumlah Agenda Dimatangkan

Kamis,8 Oktober 2026 12:45WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Persiapan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 telah mencapai sekitar 80 persen.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar kini mematangkan sejumlah agenda, termasuk pawai taaruf, pelantikan dewan hakim, penetapan arena lomba, hingga koordinasi pelayanan bagi kafilah peserta.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan sejumlah penyesuaian masih diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan MTQH ke-46 Kaltim yang dipimpinnya di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Kamis (8/10/2026).

“Secara umum persiapan mungkin kalau bisa dikatakan 80 persen. Insyaallah sudah siap, tinggal beberapa penyesuaian dengan panitia provinsi atau LPTQ Provinsi,” kata Dafip.

Ia menjelaskan, beberapa agenda mengalami perubahan setelah dilakukan koordinasi antara Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) kabupaten/kota dan LPTQ Provinsi Kaltim. Perubahan tersebut mencakup lokasi pawai taaruf serta tempat dan pelaksanaan pelantikan dewan hakim.

Menurutnya, penyesuaian jadwal diperlukan agar informasi mengenai waktu dan lokasi kegiatan dapat segera disampaikan kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk dewan hakim dan kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

Rangkaian inti MTQH ke-46 dijadwalkan berlangsung pada 3–11 Desember 2026. Sementara itu, kedatangan kafilah direncanakan pada 2 Desember dan kepulangan pada 12 Desember 2026.

Pemkab Kukar juga masih memfinalisasi salah satu lokasi kegiatan yang berpotensi terdampak pekerjaan rehabilitasi gedung serbaguna. Sebagai alternatif, panitia telah menyiapkan opsi lokasi lain, termasuk Pendopo Bupati Kukar.

Dafip menyebut Bagian Umum Setkab Kukar akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan lokasi yang dipilih dapat digunakan sesuai kebutuhan kegiatan.

Selain itu, LPTQ Kukar berencana mengundang seluruh kepala perangkat daerah yang wilayah atau fasilitasnya akan digunakan sebagai arena pelaksanaan MTQH. Rapat tersebut bertujuan memastikan kesiapan setiap lokasi perlombaan.

Dari sisi pelayanan peserta, panitia juga akan mengoptimalkan peran liaison officer (LO) atau petugas penghubung untuk setiap kafilah. Melalui mekanisme tersebut, peserta dapat berkoordinasi mengenai pemondokan, konsumsi, transportasi, dan kebutuhan lainnya selama berada di Kukar.

“Nanti LO ini akan kita sampaikan kepada masing-masing kafilah kabupaten/kota di Kalimantan Timur, sehingga komunikasi dengan panitia daerah bisa dilakukan lebih awal,” ujarnya.

Sementara itu, maskot MTQH telah disiapkan secara internal oleh panitia tuan rumah. Namun, penetapannya masih perlu dikoordinasikan dengan LPTQ Provinsi Kaltim. Pemkab Kukar juga menjadwalkan rapat finalisasi kesiapan pada 15 Oktober 2026 sebelum pemaparan persiapan kepada pihak provinsi.

“Kita berharap seluruh kebutuhan teknis dan pelayanan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim dimulai,” tutupnya. (Adv/Ja)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK