SINTESANEWS.ID – PT Prima Mitrajaya Mandiri (PMM) menyalurkan bantuan sosial senilai Rp150 juta bagi korban kebakaran di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).
Bantuan tersebut dibagi ke dua wilayah setelah kebakaran juga terjadi di Loa Ipuh. Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Kelurahan Melayu, Kamis (15/10/2026).
Kepala Dinas Perkebunan Kukar, Muhammad Taufik, mengapresiasi kepedulian perusahaan yang bersedia menyesuaikan penyaluran dana agar korban di kedua kelurahan mendapat bantuan.
“Bantuan ini harus sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Taufik.
Ia mengatakan, pembagian dana tersebut dibahas setelah Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meminta agar penyaluran bantuan didampingi dan dikoordinasikan. Pemerintah daerah mempertimbangkan munculnya korban kebakaran baru di Loa Ipuh.
Menurut Taufik, pemerataan bantuan penting agar warga yang mengalami musibah tidak terabaikan. Ia memastikan pemerintah daerah mendorong penyaluran bantuan sesuai kebutuhan dan sasaran penerima.
“Jangan sampai satu wilayah dibantu, sedangkan wilayah lainnya tidak,” ujarnya.
Selain mengapresiasi PMM, Taufik mengajak perusahaan lain dan masyarakat untuk turut membantu korban kebakaran. Penggalangan donasi dapat dilakukan melalui perusahaan, OPD, maupun sumbangan pribadi.
“Kepedulian ini bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga kesempatan bagi kita membantu sesama,” tuturnya.
Informasinya, bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kebakaran. Dana yang awalnya direncanakan untuk korban di Melayu kemudian dibagi setelah terjadi kebakaran di Loa Ipuh.
PT PMM bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dengan wilayah usaha di Kecamatan Muara Wis, Muara Kaman, dan Kota Bangun.
Taufik berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan mendorong lebih banyak pihak berpartisipasi dalam penanganan dampak bencana.
“Semoga bantuan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Ja)
































