Home » Advertorial » Rendi Solihin Dukung Pengadaan Bus Sekolah di Kukar

Rendi Solihin Dukung Pengadaan Bus Sekolah di Kukar

Sabtu,14 Oktober 2023 08:58WIB

Bagikan : Array
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin. (Istimewa)

SINTESANEWS.ID – Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin mendukung program pengadaan bus sekolah oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

Program tersebut merupakan realisasi program pemerintah berkaitan dengan konektivitas wilayah dan infrastruktur.

Karena itu, menurut Wabup Rendi, pengadaan bus angkutan pelajar ini sangat diperlukan sebagai mode transportasi bagi murid atau pelajar yang ingin ke sekolah.

“Tentunya Pemkab Kukar sangat mendukung program bus ini. Karena, banyak anak-anak kita yang membutuhkan moda transportasi. Saya yakin ini sangat membantu dan meminimalisir rawannya angka kecelakaan yang membayangi pelajar,” kata Wabup Rendi.

Sementara itu, Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi mengatakan pengadaan bus sekolah sangat diperlukan masyarakat. Hal itu lantaran karena banyaknya warga yang mengusulkan ke Wabup Rendi.

Kata dia, sejumlah masyarakat itu kerap meminta pengadaan bus sekolah. Atas masukan itu, beberapa waktu lalu Pemkab Kukar telah melakukan uji coba bus angkutan pelajar di Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong.

“Kita uji coba dahulu. Dan kami diminta untuk coba lakukan pendataan dulu. Seperti kecamatan-kecamatan mana yang memang membutuhkan. Kemudian datanya siapa yang perlu diangkut,” jelas Junaidi.

Pada APBD Perubahan 2023 ini, lanjut Junaidi, Pemkab Kukar bakal melakukan pengadaan enam bus sekolah. Sementara siapa target penerimanya, masih dalam proses pendataan.

Ia menjelaskan, tipe angkutan pelajar nantinya merupakan bus dengan kapasitas 30 kursi dan 19 kursi.

Bus-bus itu sampai saat ini masih dalam tahap pabrikasi.

Kata Junaidi, busntersebut bakal diserahkan pada Desember 2023. Sementara pengoperasiannya dimulai di 2024 mendatang untuk pengangkutan pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA.

“Jadi di tahun ini sudah ada satu unit kami anggarkan di murni kemarin, yakni di Loa Tebu. Di perubahan kami adakan enam unit,” ujarnya.

Terkait pengelolaan bus sekolah, Junaidi menyebut saat ini diserahkan ke pemerintah kelurahan dan desa penerima bantuan. Namun, dia juga berharap penerima bantuan dapat menciptakan swakelola.

“Insyallah 2024 nanti kita mengikuti arahan kepala daerah untuk mengadakan lagi. Kita akan atur sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (adv/au)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

cb69ca3e-61d6-4002-8894-a924a9d8e08a

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK