Home » DPRD Kukar » Akbar Haka Ajak Pemuda Merdekakan Sudut Pandang di Era Digital

Akbar Haka Ajak Pemuda Merdekakan Sudut Pandang di Era Digital

Minggu,17 Agustus 2025 06:37WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Momentum peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dimaknai anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akhmad Akbar Haka Saputra, sebagai saat yang tepat untuk merenungkan arti kemerdekaan di era modern.

Menurutnya, makna merdeka kini bukan lagi soal angkat senjata, melainkan kebebasan berpikir dan menghargai perbedaan.

“Kalau bicara soal pesan khusus untuk pemuda di momentum HUT kemerdekaan, menurut saya makna merdeka itu harus dipahami dari sudut pandang yang lebih luas,” ungkapnya, Minggu (17/08/2025).

“Kita tidak lagi bicara soal mengangkat senjata, itu terlalu jauh. Sekarang dunia dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat. Sudah saatnya generasi muda memerdekakan sudut pandangnya,” terusnya.

Bagi Akhmad Akbar, memerdekakan sudut pandang berarti mampu menghormati perbedaan di ruang publik, termasuk di media sosial. Ia mengingatkan agar generasi muda tidak mudah terjebak menjadi “keyboard warrior” yang hanya menyerang pendapat orang lain.

“Minimal ketika ada orang lain yang berbeda pendapat di media sosial, kita tidak serta-merta menyerang. Itu bentuk penghargaan terhadap suara orang lain. Kita memang berhak bersuara, tapi suara orang lain pun harus dihargai,” tegasnya.

Selain menyampaikan pesan kebangsaan, ia juga menyinggung persoalan kesejahteraan rakyat yang menjadi tanggung jawab DPRD.

Salah satunya adalah kondisi Lapas yang sudah kelebihan kapasitas, hingga lebih dari 1.300 orang padahal seharusnya hanya menampung sekitar 417 orang.

“Ini sudah overload. Karena itu tadi Pak Bupati menyampaikan komitmen untuk menambah fasilitas, dan tentu kami dari DPRD sangat mendukung, apalagi ini menjadi bagian dari kerja Komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat,” terangnya.

Dukungan DPRD dalam isu sosial ini, kata Akbar Haka, sejalan dengan semangat kemerdekaan yang menekankan keadilan bagi semua rakyat.

Kesejahteraan dan hak-hak warga harus menjadi prioritas dalam pembangunan.

Ia pun mengajak generasi muda untuk ikut serta menyuarakan kebaikan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

“Merdeka, Bhinneka Tunggal Ika. Itu yang paling relevan dengan zaman sekarang,” pesannya.

Menurutnya, hanya dengan cara itu semangat kemerdekaan benar-benar hidup, bukan sekadar slogan. Generasi muda harus menjadi garda terdepan menjaga persatuan di tengah perbedaan. (Adv/fi)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK