Home » Advertorial » Diskominfo Kukar » Pemkab Kukar Siapkan Mal Pertama di Tenggarong, Gabungkan Tenant dan Layanan Perizinan

Pemkab Kukar Siapkan Mal Pertama di Tenggarong, Gabungkan Tenant dan Layanan Perizinan

Senin,5 Oktober 2026 05:21WIB

Bagikan : Array
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.

SINTESANEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan rencana pengembangan sebuah bangunan di kawasan Arbizz Space, Taman Pujasera Tenggarong, menjadi fasilitas terpadu yang menggabungkan pusat layanan publik dan aktivitas bisnis masyarakat.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan fasilitas tersebut direncanakan menggunakan konsep Mal Pelayanan Publik (MPP). Jika terealisasi, bangunan itu akan diarahkan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di Tenggarong.

“Kita sedang merencanakan bangunan yang belum selesai di kawasan ini untuk dikembangkan menjadi Mal Pelayanan Publik yang benar-benar menjadi malnya masyarakat,” kata Aulia dalam sambutannya saat peresmian Kukar Go dan Arbizz Space, Sabtu (3/10/2026).

Rencana tersebut masih dalam tahap penyelesaian administrasi. Pemkab Kukar juga tengah menyiapkan konsep pembagian fungsi ruang sebelum fasilitas tersebut diperkenalkan kepada masyarakat.

Aulia menyebut lantai pertama direncanakan dapat diisi tenant. Sementara lantai berikutnya diarahkan untuk pelayanan perizinan dan berbagai aktivitas lainnya.

“Lantai satu nanti kosepnya ada tenant-tenant, lantai dua nanti untuk perizinan dan pelayanan masyarakat, lantai tiga untuk hal-hal yang positif,” ujarnya.

Menurut Aulia, keberadaan tenant di dalam bangunan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang usaha yang lebih nyaman bagi masyarakat. Terlebih, aktivitas di dalam ruangan dapat menjadi alternatif ketika cuaca panas pada siang hari.

Konsep tersebut juga diharapkan mendukung pelaku UMKM dalam mengurus berbagai kebutuhan legalitas usaha. Salah satunya Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan lainnya yang berkaitan dengan pengembangan usaha.

Dengan demikian, fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan pemerintahan, tetapi juga diarahkan menjadi hub bisnis masyarakat.

Pengembangan bangunan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari kawasan Arbizz Space yang telah diarahkan sebagai ruang rekreasi, budaya, dan bisnis.

Aulia mengatakan Pemkab Kukar tidak ingin pusat aktivitas masyarakat hanya terkonsentrasi di Tenggarong. Pemerintah daerah juga akan mendorong hadirnya ruang terbuka dan hub masyarakat di kecamatan-kecamatan lain.

Pengembangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menyediakan ruang interaksi, aktivitas ekonomi, dan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Karena Kukar ini kan bukan hanya di Kecamatan Tenggarong. Kita juga akan membuat open space, hub-hub seperti ini di kecamatan-kecamatan lain,” pungkasnya. (Adv/Ja)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK