SINTESANEWS.ID – Pasca pandemi Covid-19, keberadaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sangat dibutuhkan untuk memulihkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat Kukar melalui sektor pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadi Raharjo mengungkapkan, tahun ini terdapat 52 Pokdarwis di Kukar yang sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) aktif.
“Pokdarwis itu salah satu program wisata yang mengelola bisa satu; bisa lebih dari satu destinasi. Alhamdulillah tiap tahun meningkat,” jelas Slamet, Rabu (4/10/2023).
Dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat Kukar, dia mencontohkan peran aktif Pokdarwis di Bukit Mahoni.
Setiap Minggu pagi terdapat kuliner khas Kukar di Bukit Mahoni. Keberadaannya secara otomatis akan mendorong pelaku-pelaku ekonomi ikut berkembang di wilayah tersebut.
“Tiap Minggu pagi itu di Bukit Mahoni ada kuliner khas. Banyak diikuti oleh pelaku UKM yang ada di dekat sana,” ungkapnya.
Pemkab Kukar melalui Dinas Pariwisata Kukar, sambung dia, memberikan bantuan dalam bentuk barang dan modal untuk meningkatkan peran Pokdarwis dalam mengembangkan sektor pariwisata. “Kita berikan bantuan-bantuan,” katanya.
Selain itu, pihaknya mengevaluasi kinerja Pokdarwis Kukar. “Agar yang aktif jangan sampai nanti tidak aktif,” tegasnya.
Kata Slamet, Pemkab Kukar juga telah menggelar pelatihan bersertifikat untuk Pokdarwis di Kukar.
“Seperti daerah Marangkayu dan Muara Badak membuat diving. Pemerintah yang memberikan modal kepada para pelaku pariwisata,” bebernya. (adv/nf)