Home » Daerah » Kutai Kartanegara » Warga Kelurahan Melayu Keluhkan Keberadaan Anjing liar

Warga Kelurahan Melayu Keluhkan Keberadaan Anjing liar

Jumat,23 Februari 2024 03:46WIB

Bagikan : Array
Lurah Melayu, Aditiya Rakhman (Sintesa News)

SINTESANEWS.ID – Warga Kelurahan Melayu, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluhkan keberadaan anjing liar yang sering mengganggu aktivitas mereka.

Lurah Melayu, Aditiya Rakhman, mengatakan pihaknya telah menerima banyak laporan dari warga yang resah dengan anjing liar.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Babinkamtibmas, jajaran RT, dan pemilik anjing untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kami sudah melakukan komunikasi terhadap beberapa pemilik anjing termasuk pengurus gereja. Ada tiga gereja yang kami datangi yaitu gereja GKII, Gereja Santopus, dan gereja GPB. Kami minta mereka untuk mengamankan anjing mereka dan tidak membiarkan mereka berkeliaran bebas,” ujar Aditiya saat diwawancarai di kantornya, Kamis (22/2/2024).

Aditiya menambahkan, pihaknya juga telah menghubungi Dinas Damkar dan Distanak untuk membantu proses penertiban anjing liar.

Ia mengatakan, anjing liar yang ditemukan akan diamankan dan diperiksa kesehatannya.

“Damkar Kukar memiliki tim animal rescue yang siap membantu kami. Distanak juga akan melakukan mediasi dan memberikan bius atau racun jika diperlukan. Kami khawatir anjing liar ini bisa menularkan rabies atau penyakit lainnya,” tuturnya.

Aditiya berharap, dengan adanya langkah-langkah ini, masalah anjing liar di Kelurahan Melayu bisa segera teratasi.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap anjing liar.

“Kami akan melaksanakan rapat lanjutan dengan mengundang pemilik anjing, Babinkamtibmas, dan ketua RT untuk mencapai kesepakatan. Kami akan mengeksekusi anjing liar yang berkeliaran pada malam hari. Kami mohon warga untuk bersabar dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum,” pungkasnya. (ir/ar)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

cb69ca3e-61d6-4002-8894-a924a9d8e08a

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK