SINTESANEWS.ID – DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota Samarinda segera memberikan kepastian terkait penanganan puluhan rumah toko (ruko) yang terdampak kebakaran di kawasan Pasar Segiri. Hingga kini, bangunan yang rusak akibat insiden tersebut masih belum dapat digunakan karena menunggu hasil kajian teknis dari tim terkait.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai lambatnya kepastian penanganan membuat para pedagang dan pemilik ruko berada dalam situasi tidak menentu.
Menurutnya, pemerintah perlu segera menyampaikan langkah konkret agar para korban tidak terus menunggu tanpa arah yang jelas.
Ia menegaskan, para pedagang membutuhkan kejelasan mengenai nasib bangunan yang terdampak kebakaran, termasuk rencana penataan kawasan dan kemungkinan perbaikan ke depan. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Meski demikian, DPRD tetap mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Samarinda yang telah menyediakan lapak semipermanen sebagai solusi sementara agar aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan. Fasilitas tersebut dibangun menggunakan dana tanggap darurat sebagai upaya pemulihan pascakebakaran.
Namun, DPRD mengingatkan bahwa penyediaan lapak sementara tidak boleh menjadi satu-satunya fokus penanganan. Pemerintah diminta tetap mempersiapkan perencanaan jangka panjang yang jelas dan terukur terkait kondisi ruko yang mengalami kerusakan.
“Kebijakan harus berdasarkan kajian teknis, tetapi pemerintah juga perlu memiliki blueprint penataan yang jelas,” ujar Deni.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan menyampaikan bahwa proses renovasi maupun penggunaan kembali bangunan belum dapat dilakukan sebelum hasil uji kelayakan struktur selesai. Pemilik ruko juga diminta tidak melakukan perbaikan secara mandiri demi alasan keselamatan.
Kebakaran besar yang melanda Pasar Segiri beberapa waktu lalu menghanguskan sejumlah ruko dan lapak pedagang. Peristiwa tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga yang menggantungkan penghasilan dari kawasan perdagangan itu.(Adv)
































