Home » Daerah » Samarinda » Hasil Aspirasi Reses Warga Samarinda Didominasi Kebutuhan Infrastruktur

Hasil Aspirasi Reses Warga Samarinda Didominasi Kebutuhan Infrastruktur

Sabtu,10 Oktober 2026 01:56WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Persoalan infrastruktur masih menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Samarinda. Berbagai kebutuhan disampaikan warga, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, pembangunan drainase, penerangan jalan umum, hingga penyediaan akses air bersih.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan dasar yang masih harus menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah. Selain infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan usulan bantuan sosial serta dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

“Ya, rata-rata aspirasinya infrastruktur, semenisasi, drainase, kemudian penerangan lampu jalan, kemudian air bersih, PDAM, sumur bor. Terus juga ada masalah bantuan-bantuan sosial dan UKM,” ungkap Helmi, Rabu (7/10/2026).

Helmi menjelaskan, rangkaian reses DPRD Samarinda berlangsung selama delapan hari, yakni pada 1–8 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia bertemu langsung dengan masyarakat di dua titik wilayah Samarinda Utara untuk mendengarkan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga.

Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui reses menjadi bagian penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan pemerintah daerah. Berbagai usulan yang dihimpun nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program yang perlu diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran.

Ia memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas catatan hasil pertemuan. Usulan tersebut akan dibawa ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk diselaraskan dengan agenda pembangunan Pemerintah Kota Samarinda pada tahun anggaran 2027.

Meski demikian, Helmi menjelaskan bahwa realisasi sejumlah usulan diperkirakan baru dapat dilakukan pada 2028. Hal tersebut berkaitan dengan tahapan perencanaan, penentuan prioritas, serta proses penganggaran yang harus dilalui sebelum program pembangunan dilaksanakan.

Karena itu, menurutnya, setiap aspirasi perlu diproses sesuai mekanisme yang berlaku agar dapat dipertimbangkan secara terukur dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Helmi berharap pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap usulan yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar. Perbaikan jalan, drainase, penerangan, dan penyediaan air bersih dinilai penting karena berpengaruh terhadap kenyamanan, mobilitas, serta aktivitas sehari-hari masyarakat.

Di sisi lain, dukungan terhadap bantuan sosial dan UKM juga perlu menjadi bagian dari pembahasan pembangunan. Selain pembangunan fisik, kebutuhan sosial dan penguatan usaha masyarakat merupakan aspek yang turut memengaruhi kesejahteraan warga.

Melalui hasil reses tersebut, DPRD Kota Samarinda berharap program pembangunan ke depan semakin sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. Sinkronisasi antara aspirasi warga dan prioritas pemerintah menjadi langkah penting agar anggaran daerah dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran. (ADV/RZL)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK