Home » DPRD Kukar » Makna Merah Putih dan Kemerdekaan Menurut Ketua DPRD Kukar

Makna Merah Putih dan Kemerdekaan Menurut Ketua DPRD Kukar

Minggu,17 Agustus 2025 08:52WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Dalam momentum peringatan HUT RI ke-80, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani memberikan refleksi mendalam tentang makna merah putih dan arti kemerdekaan yang sejati.

Menurutnya, bendera merah putih bukan hanya simbol negara, melainkan juga filosofi hidup yang harus dipegang dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.

“Kalau bicara makna merah putih, tentu merah melambangkan keberanian dan putih melambangkan kesucian,” ungkapnya, usai upacara Minggu (17/08/2025).

“Artinya, dalam melaksanakan gerak-gerik, perilaku, dan tugas berbangsa serta bernegara, kita memang harus berani, tetapi tetap dibungkus dengan nilai-nilai kesucian,” tambahnya.

Ia menekankan makna tersebut dengan integritas untuk mengabdikan diri dalam merakyat.

“Harus jernih, tanpa ada yang ditutup-tutupi. Ditambah lagi, harus jujur, adil, dan merakyat,” ujarnya.

Ahmad Yani menekankan bahwa keberanian saja tidak cukup. Ia mengingatkan agar sikap berani selalu dibarengi kejujuran dan keadilan, sehingga langkah pembangunan dan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat.

Selain itu, ia juga menyoroti makna kemerdekaan yang harus dimaknai lebih luas.

Menurutnya, kemerdekaan bukan hanya kebebasan dari penjajahan, melainkan juga kebebasan dari kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan.

“Merdeka itu artinya masyarakat tidak lagi miskin, tidak ada lagi masyarakat yang bodoh, tapi semuanya harus cerdas,” ungkapnya.

“Merdeka berarti masyarakat hidup sejahtera, adil, dan makmur. Tidak ada lagi penindasan, kesewenang-wenangan, kriminalisasi, dan sebagainya,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa makna ini harus menjadi pedoman bagi para pemimpin maupun masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Sebab, tantangan di era sekarang berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan.

Ahmad Yani mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk terus menghidupkan semangat merah putih dalam kehidupan nyata.

Baginya, nasionalisme tidak hanya ditunjukkan dengan upacara, melainkan juga dalam perilaku sehari-hari.

“Kalau kita bisa menjalankan nilai-nilai merah putih itu, InsyaAllah kita bisa membangun Kukar yang lebih adil, sejahtera, dan makmur,” pungkasnya. (Adv/fi)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK