SINTESANEWS.ID – Pemenuhan hak anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Peran keluarga, lingkungan pendidikan, dunia usaha hingga masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang tumbuh yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam melindungi sekaligus memenuhi hak-hak anak sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, pelayanan kesehatan, perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, hingga kesempatan mengembangkan potensi yang dimiliki. Karena itu, upaya pemenuhan hak anak harus menjadi tanggung jawab bersama.
Helmi menilai, keluarga tetap menjadi lingkungan pertama yang menentukan tumbuh kembang anak. Perhatian orang tua terhadap pendidikan, kesehatan, serta pembentukan karakter menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang berkualitas.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan anak. Dukungan melalui penyediaan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, ruang bermain yang aman, hingga perlindungan terhadap anak yang menjadi korban kekerasan harus terus diperkuat agar seluruh anak di Samarinda memperoleh kesempatan berkembang secara optimal.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks, mulai dari pengaruh perkembangan teknologi digital, perundungan, hingga ancaman kekerasan di lingkungan sekitar. Kondisi tersebut memerlukan pengawasan serta pendampingan yang lebih intensif dari orang tua, sekolah, dan masyarakat.
Menurut Helmi, membangun kepedulian terhadap hak anak bukan sekadar memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan Kota Samarinda. Generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan memperoleh pendidikan yang baik akan menjadi modal penting bagi kemajuan daerah di masa mendatang.
DPRD Kota Samarinda, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup anak. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan keluarga dinilai menjadi kunci agar perlindungan serta pemenuhan hak anak dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui komitmen bersama tersebut, diharapkan Kota Samarinda mampu menghadirkan lingkungan yang semakin ramah anak, sehingga setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensinya tanpa mengalami diskriminasi maupun kekerasan. (ADV/RZL)
































