Home » Advertorial » Diskominfo Kukar » DKP Kukar Pantau Intrusi Air Mahakam, Bantuan untuk Nelayan Tetap Disalurkan

DKP Kukar Pantau Intrusi Air Mahakam, Bantuan untuk Nelayan Tetap Disalurkan

Minggu,27 September 2026 01:57WIB

Bagikan : Array
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar Muslik.

SINTESANEWS.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memantau kondisi Sungai Mahakam menyusul gejala intrusi air laut yang berpotensi memengaruhi usaha perikanan masyarakat.

Di tengah pemantauan tersebut, pemerintah tetap menggencarkan penyaluran bantuan bibit, pakan, perahu, dan mesin ketinting bagi nelayan serta pembudidaya ikan.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan pemantauan dilakukan secara rutin setiap pekan dengan menerjunkan petugas ke lapangan bersama penyuluh perikanan.

Langkah ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kualitas air dan mengantisipasi dampaknya terhadap ikan di sungai maupun keramba.

“Kami selalu memantau perkembangan kondisi air Mahakam, apakah memberikan dampak signifikan. Karena itu, kami mengimbau para petani ikan untuk lebih waspada,” ujar Muslik saat diwawancarai di halaman parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, hingga saat ini perubahan kondisi air belum menunjukkan dampak signifikan terhadap ikan. Namun, gejala intrusi air laut tetap perlu diwaspadai karena perubahan pH dan kualitas air dapat memengaruhi kesehatan ikan serta keberlangsungan usaha budidaya.

Muslik menjelaskan, ikan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Jika perubahan berlangsung secara bertahap, ikan dapat bermigrasi untuk mencari habitat yang sesuai. Namun, perubahan kualitas air secara drastis berpotensi membahayakan ikan.

Di tengah kondisi tersebut, DKP Kukar juga memastikan program bantuan bagi masyarakat perikanan tetap berjalan. Penyaluran bantuan bibit ikan dan pakan, serta pengadaan perahu dan mesin ketinting, masih berlangsung dan ditargetkan berlanjut hingga akhir tahun.

Muslik menyebut, keberlanjutan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang meminta agar program pemerintah lebih memprioritaskan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Program-program yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat kami kurangi atau bahkan dihilangkan. Dukungan terhadap masyarakat tetap berlangsung,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu nelayan dan pembudidaya ikan mempertahankan kegiatan ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta memperbaiki kesejahteraan masyarakat sesuai visi Kukar Idaman Terbaik. (Adv/Ja)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK