SINTESANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) merencanakan pembukaan pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 pada Maret mendatang.
Jadwal tersebut dimajukan agar siswa dan mahasiswa memiliki kesempatan mendaftar sebelum mengikuti program beasiswa Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, menyampaikan rencana itu saat diwawancarai di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, pendaftaran pada 2026 yang berlangsung April hingga Juni menjadi bahan evaluasi karena sejumlah mahasiswa telah terdaftar dalam program Gratispol. Karena itu, Pemkab Kukar berupaya membuka pendaftaran lebih awal pada tahun berikutnya.
“Rencananya Maret 2027 kami buka. Kami ingin memberikan kesempatan lebih dahulu kepada siswa dan mahasiswa untuk mendaftar di program beasiswa daerah,” kata Fathul.
Pemkab Kukar juga berencana mempertahankan kuota beasiswa seperti tahun ini. Fathul menjelaskan, jumlah penerima yang ditetapkan pada 2026 masih di bawah kuota yang tersedia, antara lain karena sebagian pendaftar telah mengikuti Gratispol dan sebagian lainnya tidak memenuhi persyaratan.
Pada penyaluran tahun ini, beasiswa stimulan untuk kategori SMA, S1, dan prestasi pondok pesantren telah disalurkan. Jumlah penerima kategori stimulan mencapai sekitar 1.900 orang, sedangkan beasiswa santri menjangkau sekitar 2.000 orang.
Adapun penerima beasiswa tematik tercatat 38 orang hingga pleno terakhir. Verifikasi bersama Dinas Kesehatan, khususnya untuk kategori kesehatan, juga telah dilakukan.
Fathul menambahkan, terdapat 91 penerima kategori SMA dan S1 yang gagal menerima transfer karena rekening yang didaftarkan tidak aktif atau tidak dapat digunakan. Dari jumlah tersebut, tiga orang belum melaporkan rekening baru.
Pemkab Kukar meminta penerima yang mengalami kendala segera membuat rekening baru dan melaporkannya kepada Bagian Kesra agar penyaluran dapat diproses.
Fathul mengingatkan calon pendaftar tahun depan agar memeriksa persyaratan dengan teliti untuk menghindari kegagalan administrasi.
“Kita berharap semoga bantuan yang sudah kita salurkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan dan mempertahankan prestasi,” pungkasnya. (Adv/Ja)
































