Home » Advertorial » Diskominfo Kukar » Tak Hanya Seragam, Disdikbud Kukar Bantu Urus Ijazah Siswa Korban Kebakaran

Tak Hanya Seragam, Disdikbud Kukar Bantu Urus Ijazah Siswa Korban Kebakaran

Senin,12 Oktober 2026 10:21WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Kehilangan perlengkapan sekolah hingga dokumen pendidikan menjadi persoalan yang harus dihadapi siswa korban kebakaran di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Untuk membantu mereka kembali menjalani kegiatan belajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menyiapkan bantuan seragam gratis serta layanan pengurusan ijazah yang hilang.

Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, mengatakan pihaknya telah mendata siswa terdampak kebakaran, termasuk korban di Jalan AM Alimuddin, Tenggarong, dan Kecamatan Muara Muntai.

“Kami berupaya membantu kebutuhan pendidikan anak-anak yang terdampak,” ungkap Pujianto, Senin (12/10/2026).

Bantuan seragam telah disalurkan di dua lokasi tersebut. Khusus di Muara Muntai, sebanyak 12 paket diberikan kepada siswa tingkat SD dan SMP.

Bantuan itu merupakan bagian dari program seragam gratis Disdikbud Kukar yang juga mencakup siswa korban bencana. Menurut Pujianto, siswa tidak perlu mengajukan permohonan tersendiri karena pendataan telah dilakukan oleh pihaknya bersama sekolah.

Disdikbud Kukar juga meminta sekolah memeriksa kembali siswa yang terdampak agar tidak ada penerima yang terlewat. Adapun bantuan untuk jenjang SMA akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi.

Di luar bantuan seragam, persoalan kehilangan ijazah turut menjadi perhatian. Disdikbud Kukar membuka layanan pengaduan untuk membantu warga mengurus dokumen pendidikan yang hilang, termasuk proses penerbitan surat keterangan pengganti ijazah.

“Warga yang kehilangan ijazah bisa melapor agar kami bantu pengurusannya,” jelasnya.

Pujianto menyebut pendataan korban masih akan diperiksa kembali berdasarkan wilayah dan tingkat pendidikan. Pembahasan bersama pemangku kepentingan juga diperlukan untuk menentukan kelanjutan operasional posko pengaduan yang sebelumnya direncanakan ditutup, tetapi diminta tetap dibuka hingga waktu tambahan.

Melalui bantuan tersebut, Pujianto berharap siswa korban kebakaran dapat kembali memenuhi kebutuhan sekolahnya, sementara warga yang kehilangan dokumen pendidikan memperoleh kemudahan dalam proses administrasi. (Adv/Ja)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK