Home » Advertorial » DPRD Kaltim » Salehuddin Ingatkan Pemerintah Tinjau Ulang Rencana Pembangunan Kolam Renang Internasional

Salehuddin Ingatkan Pemerintah Tinjau Ulang Rencana Pembangunan Kolam Renang Internasional

Kamis,4 Desember 2025 07:29WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID — Rencana Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud membangun kolam renang berstandar internasional pada 2026 mendapat perhatian dari DPRD Kaltim. Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, mengingatkan pemerintah provinsi agar lebih cermat menentukan prioritas pembangunan di tengah kondisi keuangan daerah yang diperkirakan menurun akibat berkurangnya transfer ke daerah (TKD).

“Perencanaan harus benar-benar matang. Apakah memungkinkan dilakukan saat keuangan daerah sedang tidak stabil,” ujar Salehuddin.

Kolam renang yang direncanakan dibangun di kawasan Hotel Atlet, Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda itu dinilai penting sebagai sarana latihan atlet renang sekaligus fasilitas olahraga untuk masyarakat. Namun, Pemprov tetap diminta menilai kemampuan anggaran sebelum melanjutkan proyek tersebut.

APBD Kaltim 2026 diproyeksikan hanya sekitar Rp15,15 triliun, sehingga program pembangunan harus lebih selektif. Karena itu, Salehuddin menyarankan opsi renovasi atau optimalisasi kolam renang yang sudah ada, seperti di GOR Segiri atau Palaran, daripada membangun fasilitas baru dari nol.

“Bisa saja cukup dengan memaksimalkan fasilitas yang ada dulu,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan DPRD tetap mendukung rencana pembangunan kolam renang berstandar internasional selama kajian teknis dan pembiayaan dinyatakan layak.

Salehuddin berharap, jika fasilitas tersebut benar-benar dibangun, manfaatnya dapat dirasakan luas—tidak hanya untuk mendukung prestasi atlet, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“Kalau jadi dibangun, manfaatnya harus besar bagi masyarakat dan atlet, serta mampu menambah PAD,” pungkasnya.
(IA/ADV/DPRDKaltim)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK