SINTESANEWS.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong menyiapkan 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi warga binaan.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan baik.
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto melalui Kasubsi Registrasi, Artop Matana menyebutkan saat ini lapas kelas IIA Tenggarong memiliki jumlah warga binaan sekitar 1464 orang.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan jumlah keseluruhan dari para pemilih. Pasalnya, terdapat beberapa warga binaan yang baru masuk maupun yang keluar.
“Jumlah pemilih ditutup H-7 hanya saja ada beberapa tahanan yang keluar maupun masuk. Ada beberapa DPTb yang baru masuk jadi kami belum bisa memastikan jumlah keseluruhan karena harus ada penyesuaian data dengan KPU Kukar,” kata Artop, Senin (12/2/2024).
Selain itu, Artop menegaskan bahwa Lapas Kelas IIA Tenggarong bebas dari money politik. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya pihak luar yang melakukan sosialisasi khusus ke dalam Lapas.
Demi menjaga netralitas Lapas, kata Artop pihaknya memberikan kebebasan kepada warga binaan untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani.
“Lapas Tenggarong kita jamin bersih dari money politik. Kita tidak pernah mengarahkan tahanan untuk mencoblos salah satu paslon tertentu karena kita tegaskan kita bebas dari money politik,” pungkasnya. (ar)