SINTESANEWS.ID — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan DPRD Kota Samarinda tahun ini dikemas dengan konsep berbeda. Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 29 Agustus tersebut tidak menggunakan alokasi APBD, melainkan didukung sponsor dan partisipasi anggota DPRD.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan hal tersebut saat membuka rangkaian kegiatan eksternal dan puncak perayaan Semarak HUT RI ke-81 di halaman Kantor DPRD Samarinda, Rabu (26/8/2026).
Helmi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Sekretariat DPRD yang mampu menggelar kegiatan secara meriah di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Ia secara khusus meminta agar sumber pembiayaan kegiatan tersebut dipahami dengan jelas dan tidak menimbulkan persepsi bahwa perayaan menggunakan anggaran daerah.
“Teman-teman media mohon dicatat, murni kegiatan ini pendanaannya dari bantuan sponsor-sponsor yang hadir, termasuk teman-teman anggota DPRD Kota Samarinda,” tegas Helmi.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antaranggota DPRD, ASN Sekretariat, staf, serta keluarga besar lembaga legislatif.
Di tengah rutinitas pekerjaan yang padat, mulai dari rapat komisi hingga agenda hearing, kegiatan bersama tersebut diharapkan menjadi sarana membangun kebersamaan dan gotong royong.
“Selama tiga hari ini saya minta kita santai saja, ajang kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.
Rangkaian Semarak HUT RI ke-81 sendiri telah dimulai sejak 19 Agustus melalui sejumlah kompetisi internal bagi karyawan. Sementara agenda eksternal dan puncak perayaan berlangsung mulai 26 hingga 29 Agustus 2026.
Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan pembukaan bazar UMKM yang melibatkan 32 tenant. Selain itu, panitia juga menggelar aksi penggalangan dana untuk veteran, donor darah, serta perlombaan internal.
Memasuki 27 dan 28 Agustus, rangkaian kegiatan berlanjut dengan lomba karaoke antar-OPD yang diikuti 37 peserta, lomba karaoke perwakilan masyarakat dari seluruh kecamatan dengan 19 peserta, serta festival band antarpelajar se-Samarinda yang melibatkan enam grup.
Puncak kegiatan dijadwalkan pada Sabtu, 29 Agustus. Agenda tersebut meliputi jalan sehat keluarga besar DPRD dan Sekretariat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga panggung hiburan sekaligus pembagian hadiah.
Ketua Panitia Pelaksana, Bambang, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan berkat dukungan pimpinan dan anggota DPRD, sejumlah instansi terkait serta mitra sponsor.
Dukungan tersebut antara lain datang dari unsur kepolisian, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, serta sejumlah perusahaan dan lembaga yang menjadi mitra kegiatan.
Bagi DPRD Samarinda, konsep perayaan tahun ini sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan kemasyarakatan tetap dapat berjalan meski tidak menggunakan anggaran APBD. Partisipasi berbagai pihak menjadi modal utama untuk menjaga semangat perayaan kemerdekaan.
Helmi berharap momentum tersebut tidak hanya menghasilkan kemeriahan, tetapi juga memperkuat hubungan dan solidaritas di lingkungan DPRD Samarinda. Semangat gotong royong yang menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan diharapkan dapat terus diterapkan dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. (ADV/RZL)
































