Home » Advertorial » DPRD Kaltim » Shemmy Dorong Percepatan Pembangunan Industri Pengalengan Ikan di Bontang

Shemmy Dorong Percepatan Pembangunan Industri Pengalengan Ikan di Bontang

Senin,1 Desember 2025 03:09WIB

Bagikan : Array
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Shemmy Permata Sari. (Ist)

SINTESANEWS.ID — Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari, mendorong percepatan pembangunan industri pengalengan ikan di Kota Bontang.

Menurutnya, kehadiran industri tersebut akan memperkuat hilirisasi sektor perikanan sekaligus meningkatkan stabilitas ekonomi masyarakat pesisir.

Shemmy menjelaskan bahwa industri pengolahan yang terhubung langsung dengan hasil tangkapan nelayan akan menciptakan rantai nilai yang lebih menguntungkan. Produk perikanan, kata dia, tidak hanya dijual dalam kondisi segar, tetapi dapat diolah menjadi komoditas siap edar dengan nilai jual lebih tinggi.

“Ini memberi keuntungan berlipat, baik dari peningkatan aktivitas industri maupun pendapatan bagi daerah,” jelasnya.

Selain itu, Shemmy menilai industri pengalengan ikan dapat membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar wilayah pesisir. Mulai dari sektor logistik, distribusi, hingga usaha kecil pendukung operasional pabrik, seluruhnya berpotensi ikut berkembang.

Tak hanya terkait penyerapan tenaga kerja, industri ini juga dinilai mampu membantu nelayan menghadapi fluktuasi harga. Dengan pembeli tetap, hasil tangkapan dapat terserap secara berkelanjutan sehingga nelayan memiliki kepastian pasar.

“Ketika harga dan permintaan lebih stabil, nelayan bisa mengatur biaya operasional dengan lebih aman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Shemmy berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera menindaklanjuti rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan industri pengalengan ikan bukan sekadar proyek ekonomi, tetapi langkah strategis memperkuat kemandirian daerah dalam mengelola potensi pesisir secara berkelanjutan.
(IA/ADV/DPRDKaltim)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK