SINTESANEWS.ID — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sekaligus meresmikan Jembatan Kedaton Agung di Tenggarong, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
Dalam kesempatan ini, sejumlah pejabat yang resmi dilantik antara lain Abdul Karim sebagai Camat Kota Bangun, Suhartono sebagai Camat Kembang Janggut, Ahmad Fauzan sebagai Direktur RS Aji Muhammad Idris, serta Suriami sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha RSUD Aji Muhammad Idris.
Bupati Aulia menjelaskan, pelantikan kali ini difokuskan pada jabatan yang telah lama diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Kata dia, hal itu dilakukan karena pada akhir tahun pemerintah daerah masih menyelesaikan rangkaian pertanggungjawaban anggaran, sehingga pergeseran atau pergantian pejabat OPD secara menyeluruh belum dapat dilakukan.
“Pergantian di OPD itu niscaya dan merupakan bagian dari regenerasi. Bekerjalah dengan baik, kami akan menilai seobjektif mungkin tanpa melihat latar belakang atau kubu mana pun, murni berdasarkan kinerja,” tegas Aulia.
Ia juga menekankan, pada 2026 mendatang para pejabat struktural diharapkan memiliki pemikiran inovatif agar target kinerja yang ditetapkan dapat tercapai.
Bupati Aulia berharap amanah yang diberikan dapat menjadi amal ibadah dan membawa maslahat bagi masyarakat Kukar.
Terkait sektor kesehatan, Aulia menargetkan RSUD Aji Muhammad Idris mulai beroperasi dan menerima pasien setelah April 2026 atau usai Ramadan.
Dia bilang, saat ini, Kukar telah memiliki tiga rumah sakit daerah, yakni RSUD Dayaku Raja di wilayah hulu, RSUD AM Parikesit di wilayah tengah, dan RSUD Aji Muhammad Idris di wilayah pesisir.
Bupati Aulia menilai, keberadaan rumah sakit tersebut dapat memperkuat pelayanan dasar, termasuk penyempurnaan program berobat gratis menggunakan KTP.

Selain pelantikan, Bupati Kukar yang didampingi Wakil Bupati Rendi Solihin, Sekda Sunggono, dan unsur Forkopimda juga meresmikan jembatan baru yang diberi nama Jembatan Kedaton Agung oleh Yang Mulia Sultan Aji Muhammad Arifin. Jembatan ini dibangun berdampingan dengan Jembatan Besi yang tetap dipertahankan.
“Kita ingin memastikan pelayanan bagi masyarakat tetap optimal. Jembatan Besi akan kita manfaatkan untuk pejalan kaki dan pesepeda, sementara pengendara motor dan mobil menggunakan jembatan baru,” ujar Aulia.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aulia juga menyerahkan 20 unit kendaraan bermotor kepada pelaku UMKM melalui kerja sama dengan Baznas Kukar dan Baznas Kaltim.
Kata Aulia, pemerintah daerah juga memastikan pada awal Januari 2026 akan meresmikan Pasar Tangga Arung Square, yang merupakan pengembangan dari Pasar Tangga Arung lama.
Aulia berharap seluruh program dan fasilitas yang diresmikan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kukar khususnya Tenggarong. (ar)
































