Home » DPRD Kukar » DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Usia Dini

DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Usia Dini

Selasa,19 Agustus 2025 01:10WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Perlindungan anak tidak hanya hadir dalam bentuk pengawasan, tetapi juga harus diwujudkan dalam pengetahuan.

Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Akbar Haka Saputra, menilai pentingnya memberikan pendidikan seksual sejak dini bagi anak-anak.

Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kukar yang digelar Selasa (19/8/2025) di ruang rapat Komisi I DPRD Kukar yang membahas Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Santri Pada Salah Satu Pesantren di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Meski sering dianggap tabu, Akbar menegaskan pendidikan seksual bukan sekadar membicarakan hal-hal sensitif, melainkan cara menanamkan pemahaman dasar tentang tubuh dan batasan diri.

“Pendidikan seksual bukan berarti menyalin budaya luar, tetapi bagian dari ikhtiar menjaga anak-anak kita,” ungkapnya.

“Mereka harus tahu bagaimana menghargai tubuh mereka, memahami batasan, dan berani berkata tidak jika ada yang tidak benar,” jelasnya.

Menurut Akbar, bekal seperti ini sangat penting untuk membuat anak-anak lebih percaya diri dan berani melindungi dirinya.

Dengan pemahaman yang benar, mereka bisa lebih tanggap saat menghadapi situasi yang berpotensi merugikan.

Ia menambahkan, pendidikan seksual bisa diberikan secara bertahap sesuai dengan usia anak.

Mulai dari mengenalkan anggota tubuh, bagaimana cara menjaga kebersihan, hingga mengajarkan batasan yang tidak boleh dilanggar orang lain.

“Kalau kita ingin melahirkan generasi emas yang sehat dan kuat, maka sejak dini mereka harus dibekali pengetahuan yang tepat. Ini bagian dari kasih sayang kita pada anak-anak,” tegasnya.

Akbar meyakini, pendidikan seksual tidak hanya bermanfaat bagi anak, tetapi juga membantu orang tua dan guru dalam memahami cara mendampingi mereka.

Dengan begitu, ekosistem pendidikan menjadi lebih aman, sehat, dan ramah anak.

Ia menilai, pembahasan ini harus terus digencarkan di berbagai forum, termasuk di ruang kebijakan.

DPRD Kukar sendiri berkomitmen untuk mendorong sosialisasi yang terarah dan sesuai dengan nilai budaya lokal.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kita wajib menjaga mereka, bukan hanya dengan aturan, tetapi juga dengan pengetahuan yang membuat mereka mampu menjaga dirinya sendiri,” pungkas Akbar. (Adv/fi)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK