Home » Daerah » Samarinda » DPRD Samarinda Minta PLN Tingkatkan Transparansi Soal Pemadaman Listrik Bergilir

DPRD Samarinda Minta PLN Tingkatkan Transparansi Soal Pemadaman Listrik Bergilir

Kamis,2 Juli 2026 10:43WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, meminta PT PLN (Persero) lebih terbuka dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat agar dampak pemadaman dapat diminimalkan.

Menurut Abdul Rohim, pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak terhadap pelayanan publik, kegiatan pendidikan, hingga operasional pelaku usaha. Karena itu, masyarakat membutuhkan kepastian informasi mengenai jadwal dan penyebab penghentian aliran listrik.

Ia menilai penyampaian informasi yang lebih awal akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengatur berbagai aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik. Dengan begitu, kerugian akibat pemadaman mendadak dapat ditekan.

“Kalau memang pemadaman tidak bisa dihindari, masyarakat harus diberi pemberitahuan jauh sebelum pelaksanaannya. Informasi yang jelas akan membantu warga maupun pelaku usaha melakukan langkah antisipasi,” ujarnya.

Abdul Rohim juga mengakui bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan yang terbatas dalam menyelesaikan persoalan teknis kelistrikan. Meski demikian, ia berharap PLN dapat mempercepat penanganan gangguan sehingga pelayanan kepada pelanggan kembali normal.

Di sisi lain, ia mendorong perusahaan penyedia listrik tersebut untuk terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai kanal informasi, baik media sosial maupun layanan digital resmi. Keterbukaan informasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan.

Menanggapi sorotan tersebut, Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Annisa Nabiha, memastikan pemadaman bergilir yang terjadi bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan batu bara ataupun energi primer. Ia menjelaskan gangguan terjadi akibat kendala teknis pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang memengaruhi sistem interkoneksi Kalimantan.

PLN, lanjutnya, saat ini terus mengoptimalkan seluruh pembangkit yang terhubung ke sistem interkoneksi untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik. Upaya tersebut dilakukan agar distribusi listrik kepada pelanggan dapat kembali stabil dalam waktu secepatnya.

DPRD Kota Samarinda berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas masyarakat tidak terus terganggu. Selain percepatan perbaikan teknis, komunikasi yang terbuka dan penyampaian informasi secara berkala dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi keresahan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. (ADV/RZL)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK