Home » Daerah » Samarinda » Kondisi Stadion Palaran Memprihatinkan, Legislator Kaltim Minta Pemprov Serahkan Pengelolaannya kepada Swasta

Kondisi Stadion Palaran Memprihatinkan, Legislator Kaltim Minta Pemprov Serahkan Pengelolaannya kepada Swasta

Selasa,17 Januari 2023 11:26WIB

Bagikan :

SINTESANEWS.ID – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Marthinus menyoroti kondisi Stadion Utama Palaran yang dinilai tidak terawat.

Legislator DRPD Kaltim tersebut menyuarakan kondisi stadion pada saat rapat paripurna berlangsung. Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terkesan melakukan pembiaran serta tidak merawat Stadion Utama Palaran.

“Pengelolaan stadion tersebut tidak ada kejelasan dari Pemprov Kaltim. Kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan sejak Pekan Olahraha Nasional (PON) tahun 2008 lalu kondisinya sudah tidak terurus dengan baik,” ungkap Legislator PDI Perjuangan itu, Selasa (17/1/2023).

Marthinus menyarankan Pemprov Kaltim agar stadion itu dapat dikelola oleh pihak swasta, sehingga pemanfaatan stadion tersebut bisa produktif lagi.

Apabila stadion tersebut kembali aktif maka Cabang Olahraga (Cabor) yang ada di Kaltim dapat menggunakan stadion tersebut untuk latihan ataupun ada kegiatan pertandingan.

Pemprov Kaltim, kata Martinus, seharusnya lebih intens berkomunikasi dengan DPRD Kaltim untuk mencari solusi terbaik terkait pengelolaan stadion tersebut.

“Itu harus dikelola oleh pihak swasta. Kalau dikelola dan bisa menghadirkan berbagai macam kegiatan di sana tentu bisa menghadirkan banyak pengunjung, apalagi ada 10 Cabor yang bisa digunakan di stadion itu,” jelas Anggota DPRD Dapil Mahakam Ulu-Kubar ini.

Menurut Marthinus, kondisi stadion yang bertaraf Internasion itu bukan hanya menjadi sorotan DPRD Kaltim saja. Namun seluruh masyarakat Kaltim juga menyoroti kondisi stadion berkapasitas 35.000 itu.

Sebagai informasi, stadion yang dibangun di tahun 2005 tersebut menghabiskan anggaran sebanyak Rp 800 miliar. Jika ditambahkan dengan bangunan lainnya seperti bulu tangkis dan vanue lainnya total APBD dipakai kurang lebih sekitar Rp 1,5 triliun. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

3474362364620514386-min

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK