Home » Daerah » Kutai Kartanegara » Tinggalkan Lubang Bekas Tambang di Dekat Pemukiman Warga, AMK dan Jamper Kaltim Desak Kepolisian Panggil Manajemen PT BBE

Tinggalkan Lubang Bekas Tambang di Dekat Pemukiman Warga, AMK dan Jamper Kaltim Desak Kepolisian Panggil Manajemen PT BBE

Selasa,29 Maret 2022 07:33WIB

Bagikan :
Massa aksi yang berasal AMK dan Jamper Kaltim melakukan aksi di depan Mapolres Kukar, Senin (28/3/2022). (Mursid Mubarak/Sintesa News)

Kukar, sintesanews.id – Aliansi Masyarakat Kutai Kartanegara (AMK) mendesak PT Bukit Baiduri Energi (BBE) segera menutup bekas lubang tambang yang terdapat di konsesi PT BBE.

Koordinator Lapangan (Korlap), Ahmad, yang juga mewakili Jaringan Muda Pembaharu Kalimantan Timur (Jamper Kaltim), menyebutkan, lubang bekas tambang di lahan yang menjadi konsesi PT BBE berada di dekat pemukiman penduduk.

“Seperti lubang bekas tambang yang ada di Desa Bukit Raya, Karang Tunggal, Manunggal Jaya dan Kelurahan Bukit Pinang,” jelasnya kepada Sintesa News di depan Mapolres Kukar, Senin (28/3/2022).

Kata Ahmad, kolam bekas tambang milik PT BBE tidak dipasang rambu-rambu, padahal papan peringatan tersebut berfungsi untuk mencegah anak-anak mendekati lubang bekas tambang.

Pada 2016, terdapat dua orang yang menjadi korban di lubang bekas tambang milik PT BBE. “Tentu masih menjadi memori kelam bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur,” tegasnya.

Kewajiban menutup bekas lubang tambang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pasca Tambang, UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara jo UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Kemudian, Permen Nomor 26 Tahun 2018, Perda Kaltim Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Reklamasi Pasca Tambang, serta PP Nomor 8 Tahun 2010 tentang Reklamasi Pasca Tambang.

Ia pun mendesak Kapolres Kukar memanggil dan memeriksa General Manager PT BBE, yang diduga membiarkan lubang bekas yang berdekatan dengan pemukiman warga tersebut.

“Kami meminta segera usut tuntas semua tuntutan kami. Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan melakukan kegiatan unjuk rasa yang berjilid-jilid,” tegasnya. (*)

Penulis: Mursid Mubarak

Leave a Reply

Your email address will not be published.

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

3474362364620514386-min

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK