SINTESANEWS.ID – Komitmen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat terus diperlihatkan oleh DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satu bentuk nyata ditunjukkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Loa Kulu dan masyarakat dari Kecamatan Loa Janan, pada Selasa (22/7/2025) di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar.
Dalam forum tersebut, berbagai aspirasi disampaikan langsung kepada anggota legislatif, salah satunya mengenai kondisi infrastruktur jalan yang dianggap memprihatinkan dan belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah daerah.
Anggota DPRD Kukar, Johansyah, yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), mengungkapkan bahwa keluhan utama Apdesi Loa Kulu adalah soal jalan rusak yang berada di kawasan strategis.
“Mereka menyampaikan kepada kami agar pada tahun 2026 Kecamatan Loa Kulu bisa mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar,” ujar Johansyah usai mengikuti RDP tersebut.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang rusak cukup parah ini terletak di depan mata pemerintahan daerah.
“Ini ironis, karena jalan tersebut berada tepat di depan mata pemerintahan daerah, namun belum juga diperbaiki,” ucapnya.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5, Johansyah menyatakan siap turun langsung ke lapangan. Ia menilai, peninjauan langsung sangat penting untuk memastikan data dan kondisi riil yang dialami masyarakat.
“Saya akan turun langsung meninjau kondisi tersebut. Ini bentuk komitmen saya kepada masyarakat Loa Kulu dan sekitarnya,” tuturnya.
Lebih jauh, Johansyah menyebut bahwa pihaknya di DPRD akan mendorong agar ada hasil nyata dalam bentuk realisasi anggaran infrastruktur pada tahun anggaran 2026. Menurutnya, keluhan yang sama tidak boleh terus berulang tanpa solusi.
“Insya Allah, pada tahun 2026 nanti kami akan berusaha agar ada hasil nyata yang bisa kami perjuangkan untuk masyarakat di Kecamatan Loa Kulu,” tegasnya.(Adv/fi)
































