Home » Advertorial » DPRD Kaltim » DPRD Kaltim Dorong Evaluasi Ketat Pemilihan Duta Budaya Usai Dugaan Pelecehan

DPRD Kaltim Dorong Evaluasi Ketat Pemilihan Duta Budaya Usai Dugaan Pelecehan

Jumat,5 Desember 2025 06:59WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk meninjau ulang mekanisme serta kriteria pemilihan Duta Budaya. Permintaan tersebut menyusul mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mantan Duta Budaya Berau.

Agusriansyah menilai, penyelenggaraan ajang yang membawa nama budaya dan daerah harus dibarengi dengan proses seleksi yang jauh lebih ketat, tidak hanya menilai kemampuan dan penampilan, tetapi juga aspek moral dan kepribadian peserta.

“Ke depan, perangkat daerah yang menyelenggarakan kegiatan seperti ini harus jauh lebih selektif, baik dalam kriteria, asesmen, maupun aspek pendukung lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada status atau gelar yang pernah disandang oleh pelaku, melainkan pada tindakan pelecehan seksual itu sendiri yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Gelar itu bukan masalahnya. Pelecehan seksual jelas tidak bisa ditoleransi dalam nilai agama dan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agusriansyah menyoroti pentingnya penguatan pendidikan moral sejak usia dini. Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak melalui pola asuh yang tepat, kedekatan emosional, serta lingkungan pergaulan yang sehat.

Selain aspek pencegahan, ia juga menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas agar pelaku mendapatkan efek jera. Ia berharap kasus ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh, baik terhadap proses pemilihan Duta Budaya maupun penguatan pendidikan karakter di masyarakat.

Dengan langkah tersebut, Agusriansyah berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan kepercayaan publik terhadap program-program kebudayaan daerah dapat tetap terjaga.
(IA/ADV/DPRDKaltim)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK