Home » Pendidikan » Kampus » Tim Emak-emak Loa Raya Raih Juara 1 di Festival Nasi Bekepor 1000 Kenceng V Unikarta

Tim Emak-emak Loa Raya Raih Juara 1 di Festival Nasi Bekepor 1000 Kenceng V Unikarta

Jumat,28 Juni 2024 07:09WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID – Tim Emak-emak Loa Raya Tenggarong Seberang berhasil meraih juara pertama dalam Festival Nasi Bekepor 1000 Kenceng V yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

Festival ini diikuti oleh 80 tim dengan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar hingga ibu rumah tangga.

Ketua Panitia, Fatma Ila, menjelaskan bahwa penilaian lomba didasarkan pada beberapa kriteria seperti rasa, tekstur, dan penyajian nasi bekepor.

“Nasi bekepor harus pulen dan tidak berkerak. Semakin tidak berkerak, semakin baik nilai yang didapatkan,” katanya pada Rabu (26/6/2024).

Lomba ini menghadirkan juri dari perwakilan Sempekat Keroan Kutai, staf Unikarta, dan dosen Fisipol.

Keberhasilan tim Emak-emak Loa Raya, yang terdiri dari Dewiana, Haniah, Sri Handayani, Farida, dan Hetiyani, tidak terlepas dari pengalaman mereka dalam dunia kuliner.

Ketua tim, Dewiana, mengungkapkan bahwa nasi bekepor adalah makanan yang sering dibuatnya sejak masih di bangku sekolah dasar.

“Kami baru saja dibentuk saat akan mengikuti lomba nasi bekepor Unikarta. Sebelumnya, kami juga memenangkan lomba yang diadakan oleh Pemkab Kukar di Kedaton,” ujarnya.

Keempat anggota lainnya juga memiliki usaha kuliner masing-masing, mulai dari kue kering hingga catering. Mereka tergabung dalam grup PPJI dan aktif melatih masyarakat di berbagai desa, termasuk membuat kerupuk dan nugget di desa Anggana belum lama ini.

Motivasi utama mereka mengikuti lomba ini adalah untuk melestarikan kebudayaan, khususnya nasi bekepor sebagai salah satu kuliner khas Kukar.

Dengan keberhasilan ini, tim Emak-emak Loa Raya tidak hanya menunjukkan keahlian mereka dalam kuliner tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya daerah

“Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan sehingga bisa melestarikan kebudayaan kita di Kutai Kartanegara,” tutup Dewiana. (Ir/ar)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

cb69ca3e-61d6-4002-8894-a924a9d8e08a

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK