SINTESANEWS.ID – Proses rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kecamatan Tenggarong telah usai dilakukan pada Rabu (28/2/2024).
Rapat pleno yang berlangsung selama sembilan hari ini sempat alot karena adanya perbaikan penulisan C salinan.
Ketua PPK Tenggarong, Muhammad Ari mengatakan, tidak ada komplain yang masuk dari saksi-saksi selama pleno berlangsung. Hanya ada pertanyaan dari saksi partai Gerindra yang mengklaim ada selisih suara dengan hasil rekapan.
“Setelah kita cek lagi, ternyata data dari TPS sudah benar, cuma ada kesalahan input di Ms-Excel. Setelah kita hitung manual, hasilnya sama dengan data dari TPS,” kata Ari.
Namun, Ari mengaku, ada satu hal yang mengejutkan dalam pleno ini. Yaitu sikap saksi dari paslon presiden nomor urut 3 Ganjar-Mahfud yang menolak menandatangani hasil PPWP Kecamatan.
“Katanya mereka dapat instruksi dari atas untuk tidak tanda tangan. Ya sudah, kita tidak bisa memaksa. Yang penting kita sudah kerja dengan baik dan benar. Hasilnya itu urusan mereka,” ujar Ari.
Ari menambahkan, setelah pleno selesai, logistik langsung dikirim ke gudang KPU dan ditandatangani berita acaranya yang berjumlah sekitar 1.000 lembar.
Ia juga mengapresiasi kerja keras pihak penyelenggara yang tetap semangat meski ada yang dirawat di rumah sakit.
“Alhamdulillah, yang sakit sudah sembuh dan bisa kembali bekerja. Saya sendiri juga sempat sakit, tapi setelah minum obat dari tim medis, saya sudah pulih dan bisa lanjut pleno,” tutur Ari. (ir/ar)
































