.SINTESANEWS.ID – Persoalan banjir masih menjadi tantangan utama di Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar pekan lalu, pembangunan sistem irigasi menjadi salah satu usulan prioritas yang diajukan masyarakat untuk tahun 2026.
Camat Tenggarong, Sukono, menyebutkan bahwa dari 1.198 usulan yang masuk, sebagian besar berfokus pada infrastruktur pengairan. Hal ini karena dampak banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor pertanian.
“Persoalan banjir masih menjadi tugas yang harus segera kita atasi. Karena itu, pembangunan irigasi menjadi prioritas agar dapat mengurangi dampaknya, terutama bagi petani,” ujar Sukono.
Dia bilang, dalam Musrenbang tersebut juga membahas beberapa alternatif solusi untuk memperbaiki tata kelola air di Tenggarong. Salah satu langkah yang diusulkan adalah peningkatan kapasitas drainase di daerah rawan banjir serta pembangunan embung sebagai penampungan air sementara saat curah hujan tinggi.
Selain irigasi, infrastruktur jalan juga menjadi perhatian, mengingat banyak ruas jalan di kawasan permukiman yang rusak akibat genangan air.
Sukono membeberkan, pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan juga masuk dalam daftar prioritas untuk menunjang kesejahteraan masyarakat.
Sukono berharap usulan pembangunan ini dapat diperjuangkan di tingkat kabupaten dan legislatif.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawal proses perencanaan agar program yang diusulkan benar-benar terealisasi sesuai kebutuhan.
“Kita di pemerintahan akan berupaya agar pembangunan yang direncanakan dapat direalisasikan,” pungkasnya. (adv/ar)