Home » Daerah » Kutai Kartanegara » KESAN Kukar Bakal Gelar Kesah Odah Etam di Unikarta, Bahas Optimalisasi PAD

KESAN Kukar Bakal Gelar Kesah Odah Etam di Unikarta, Bahas Optimalisasi PAD 

Selasa,19 Mei 2026 07:04WIB

Bagikan : Array

SINTESANEWS.ID — Kelompok Studi Pembangunan (KESAN) Kukar bakal menggelar Kesah Odah Etam yang bertajuk “Optimalisasi PAD sebagai Pilar Kemandirian Fiskal dan Pembangunan Berkelanjutan di Kutai Kartanegara” di Food Court Unikarta pada 21 Mei 2026 mendatang.

Kegiatan perdana ini dirangkai dengan  launching komunitas KESAN Kukar yang fokus mengawal isu sosial dan pembangunan daerah, khususnya terkait pembangunan berkelanjutan.

Ketua KESAN Kukar Halimatu, mengatakan diskusi publik ini digelar sebagai upaya mendorong lahirnya strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah masih tingginya ketergantungan daerah terhadap dana transfer pemerintah pusat.

Ketua KESAN, Halimatu.

Menurutnya, Kabupaten Kukar memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, hingga perikanan. Namun potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu mendorong optimalisasi PAD secara maksimal.

“Kontribusi PAD masih menghadapi tantangan dalam hal optimalisasi, diversifikasi sumber pendapatan, serta pengelolaan yang efektif. Ketergantungan terhadap dana transfer pusat juga masih cukup tinggi,” ujar Halimatu.

Ia menilai perlu adanya forum yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi dan opsi kebijakan peningkatan PAD sebagai fondasi pembangunan daerah berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, KESAN Kukar akan membahas sejumlah isu, di antaranya potensi PAD dari sektor unggulan seperti pertambangan, pariwisata, UMKM, dan perikanan, optimalisasi pajak serta retribusi daerah, pengelolaan aset daerah, peran BUMD dalam peningkatan PAD, hingga digitalisasi dan transparansi sistem pendapatan daerah.

Selain itu, diskusi juga akan menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan di Kukar, seperti belum optimalnya penggalian potensi PAD, tingginya ketergantungan terhadap dana transfer pusat, kebocoran dan rendahnya efektivitas pemungutan, minimnya inovasi sumber pendapatan, serta lemahnya pemanfaatan teknologi digital.

Halimatu menyebut kegiatan ini bertujuan memberikan masukan terkait peningkatan PAD, mengidentifikasi potensi unggulan daerah, menggali persoalan dalam pengelolaan PAD, menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis diskusi, serta mendorong sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat.

Diskusi publik tersebut rencananya menghadirkan akademisi Unikarta, Prof Iskandar, yang akan membahas potensi dan sumber-sumber PAD daerah. Selain itu, perwakilan Pemkab Kukar juga dijadwalkan hadir untuk memaparkan strategi optimalisasi PAD Kukar.

Sementara itu, Direktur Utama PT MGRM, Efri Novianto, turut menjadi narasumber dengan fokus pembahasan terkait peran BUMD sebagai ujung tombak peningkatan PAD serta kondisi dunia usaha di lapangan.(*)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK