SINTESANEWS.ID – Kelompok Studi Pembangunan (KESAN) resmi diluncurkan bersamaan dengan forum diskusi bertajuk Kesah Odah Etam yang digelar di Food Court Unikarta, Kamis malam, 21 Mei 2026.
Kegiatan yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai lembaga di Unikarta itu mengangkat tema “Optimalisasi PAD Sebagai Pilar Kemandirian Fiskal dan Pembangunan Berkelanjutan di Kutai Kartanegara”.
Diskusi tersebut turut menghadirkan Guru Besar Unikarta Profesor Iskandar, Direktur PT MGRM Efri Novianto, serta perwakilan Bapenda Kukar sebagai narasumber.
Ketua KESAN, Halimatu mengatakan komunitas tersebut dibentuk sebagai wadah untuk menjaga ruang intelektual di Kutai Kartanegara tetap hidup, khususnya dalam membahas isu pembangunan dan ekonomi daerah.

Menurutnya, pembahasan mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini menjadi isu penting yang terus diperbincangkan secara nasional, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Hampir semua stakeholder berbicara soal PAD agar daerah bisa mandiri dan tidak bergantung pada transfer pusat maupun dana bagi hasil,” ujarnya.
Ia menilai upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan berbagai pihak mulai dari akademisi, BUMD hingga masyarakat.
“Ini harus jadi perhatian kita bersama baik BUMD, akademisi hingga pemerintah,” katanya.
Melalui forum diskusi tersebut, KESAN juga berencana menyusun sejumlah rekomendasi yang nantinya akan diserahkan kepada pemerintah daerah sebagai masukan terkait pengelolaan PAD dan pembangunan berkelanjutan di Kutai Kartanegara. (*)
































