Home » Daerah » Kutai Kartanegara » Kepala Desa Loa Raya Tanggapi Program Pengadaan “Motor Dinas” untuk Ketua RT

Kepala Desa Loa Raya Tanggapi Program Pengadaan “Motor Dinas” untuk Ketua RT

Jumat,8 April 2022 03:02WIB

Bagikan :

Kukar, sintesanews.com – Kepala Desa Loa Raya Iwansyah mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) yang akan menjalankan program Rp 50 juta per RT.

Dia beralasan, dengan melaksanakan program tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah telah merealisasikan janjinya pada saat Pilkada Kukar tahun lalu.

“Programnya bagus aja sih. Pak Bupati menunaikan janjinya pada saat kampanye kemarin. Jadi, saya sangat mendukungnya,” kata Iwansyah, Jumat (8/4/2022) pagi, saat ditemui di rumahnya yang terletak di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar.

Terkait program tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Raya telah merapatkannya dengan ketua-ketua RT.

Disinggung penggunaan anggaran tersebut untuk pengadaan motor operasional ketua RT, dia mengaku telah berkoordinasi dengan seluruh ketua RT di desanya. Hasilnya, ketua-ketua RT mendukung penggunaan anggaran tersebut untuk pengadaan motor.

Kata Iwansyah, kendaraan tersebut bisa digunakan oleh ketua-ketua RT untuk menjalankan tugas mereka setiap hari. “Untuk operasional dia dalam melayani warga,” ujarnya.

Penggunaan anggaran Rp 50 juta untuk pengadaan kendaraan dinas ketua RT, sambung dia, memiliki dasar karena terdapat aturan yang memperbolehkannya.

“Rata-rata ketua RT di Loa Raya juga mau ngambil semua motornya,” kata Iwansyah.

Sejatinya, lanjut dia, terdapat satu orang ketua RT yang tak ingin mengambil kendaraan operasional, namun demi kesolidan dan kebersamaan, ketua RT tersebut memutuskan untuk menyetujui pengadaan kendaraan operasional.

“Kalau enggak mau ambil, nanti dipikir enggak solid. Di sini ada lima RT. Semuanya akan ambil kendaraan,” ucapnya.

Selain untuk pengadaan kendaraan tersebut, pada saat mengadakan rapat dengan ketua-ketua RT, dia mengarahkan penggunaan anggaran Rp 50 juta tersebut untuk pengadaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana di lingkungan RT.

Apabila terdapat gorong-gorong yang rusak dapat diperbaiki dengan cara padat karya, sehingga memiliki manfaat secara langsung untuk masyarakat.

Namun, bila terbuka peluang bahwa anggaran tersebut diperbolehkan agar tidak digunakan untuk pengadaan motor, maka dia akan mendorong ketua-ketua RT menggunakannya untuk pembangunan tiang lampu.

Selain itu, ia juga akan mengusulkan kepada seluruh ketua RT agar menggunakan dana tersebut untuk instalasi PDAM.

Sebab, bila Pemdes mengusulkannya instalasi kepada PDAM dan PLN, maka prosesnya akan memakan waktu waktu hingga bertahun-tahun.

“Karena banyak tempat yang harus dilayani oleh PDAM dan PLN,” lanjutnya.

“Tapi kalau kita pakai dana pemerintah daerah, tahun ini penganggaran, kalau memang disetujui oleh lembaga-lembaga lain, tahun depan sudah bisa eksekusi,” jelasnya.

Namun, dia akan memastikan lebih lanjut dasar penggunaan anggaran tersebut untuk instalasi PDAM di seluruh RT di Loa Raya.

“Kalau bisa digunakan untuk instalasi PDAM, itu langsung menyentuh kebutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (um)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

3474362364620514386-min

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK