SINTESANEWS.ID – Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyoroti ketimpangan fasilitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan kawasan pinggiran. Hal tersebut terlihat saat dirinya bersama Ismail Latisi dan Jacob Pangendongan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN 010 Makroman, Kecamatan Sambutan.
Dalam peninjauan tersebut, Anhar menemukan sejumlah fasilitas sekolah yang memerlukan perhatian serius. Kondisi ruang perpustakaan yang rapuh, meja belajar yang sudah tidak layak digunakan, hingga lantai yang jebol menjadi beberapa persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti.
Selain kondisi bangunan dan sarana belajar, perawatan lapangan sekolah juga menjadi perhatian. Menurut Anhar, fasilitas pendidikan yang memadai merupakan bagian penting dalam menunjang kenyamanan serta proses belajar mengajar bagi para siswa.
Ia menilai, perbedaan kondisi sarana pendidikan antara pusat kota dan wilayah pinggiran masih terlihat kontras. Karena itu, pemerataan pembangunan pendidikan perlu menjadi perhatian pemerintah agar seluruh sekolah mendapatkan fasilitas yang layak, tanpa terkendala lokasi maupun jarak dari pusat kota.
“Jangan sampai ada ketimpangan yang terlalu jauh antara sekolah di pusat kota dan di wilayah pinggiran. Anak-anak di Makroman juga berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan aman untuk menunjang kegiatan belajar mereka,” tegas Anhar. (12/10/2026)
Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk kembali memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah di wilayah tersebut. Menurutnya, temuan di lapangan harus menjadi bahan evaluasi agar kebutuhan perbaikan dapat dipetakan dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan serta prioritas anggaran.
Anhar menegaskan, pembenahan fasilitas pendidikan tidak semestinya hanya berfokus pada sekolah yang berada di kawasan perkotaan. Sekolah-sekolah di wilayah pinggiran juga perlu mendapatkan perhatian yang proporsional, terutama ketika ditemukan kerusakan sarana yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan siswa.
Melalui sidak tersebut, ia berharap OPD terkait dapat segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap kondisi SDN 010 Makroman, sehingga kebutuhan perbaikan ruang perpustakaan, meja belajar, lantai, serta lapangan sekolah dapat ditangani secara bertahap dan tepat sasaran.
Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan harus dimulai dari pemenuhan fasilitas dasar di setiap sekolah. Dengan sarana yang layak dan terawat, lingkungan belajar diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Samarinda. (ADV/RZL)
































