Home » Daerah » Kutai Kartanegara » Hardianda: Ketua RT Jangan Ikut Kampanye, Nanti Kena Sanksi

Hardianda: Ketua RT Jangan Ikut Kampanye, Nanti Kena Sanksi

Rabu,24 Januari 2024 08:22WIB

Bagikan : Array
Koordiv Penanganan Pelanggaran  Data dan Informasi Bawaslu Kukar, Hardianda (Sintesa News/In).

SINTESANEWS.ID – Bawaslu Kukar mengingatkan ketua RT agar tidak terlibat dalam kampanye Pemilu. Jika melanggar, mereka bisa dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Hal ini disampaikan oleh Koordiv. Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Kukar, Hardianda, di kantornya, Selasa (23/1/2024).

“Ketua RT itu harus netral, tidak boleh berpartai politik dan kampanye secara aktif. Ini sudah diatur dalam Permendagri nomor 18 tahun 2018 dan Peraturan bawaslu nomor 28 tahun 2018,” kata Hardianda.

Ia menjelaskan bahwa ada 4 jenis pelanggaran pemilu, yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran pidana, pelanggaran administratif, dan pelanggaran perundang-undangan lainnya.

Keikutsertaan ketua RT dalam kampanye termasuk dalam kategori terakhir.

“Kalau ketua RT terbukti ikut kampanye, kami akan memberikan rekomendasi kepada pihak kelurahan atau desa untuk ditindaklanjuti. Sanksinya bisa berupa teguran, peringatan, atau pencopotan,” ucap Hardianda.

Hardianda juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh money politic.

Ia mengatakan bahwa praktik ini merupakan tindak pidana yang bisa berakibat hukum.

“Kami harap masyarakat bisa memilih pemimpin yang berkualitas, jujur, dan bertanggung jawab. Jangan sampai hak pilih kita terjual karena uang,” tutur Hardianda.(In)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

cb69ca3e-61d6-4002-8894-a924a9d8e08a

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK