SINTESANEWS.ID – Tumpukan rumput dan sampah mengotori sungai-sungai kecil di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tumpukan ini dapat merusak bangunan-bangunan di sekitar sungai, jika tidak segera dibersihkan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar mengambil tindakan preventif dengan melakukan pengecekan rutin dan pembersihan di sungai-sungai tersebut. Pengecekan ini dilakukan dari Bekotok menuju ke arah Jembatan Tiga, yang bermuara di Sungai Mahakam.
“Ada tumpukan rumput yang panjangnya ke bawah bervariasi, satu setengah meter sampai satu meter lebih akar. Rumput ini sebelumnya tumbuh di tanah di pinggir sungai, lalu terbawa air pasang. Rumput ini juga membawa material dan tanah, sehingga berat dan susah terurai. Lebarnya juga sekitar 30 meter,” papar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal, pada Senin (22/1/2024).
Selain rumput, BPBD Kukar juga menyingkirkan kayu-kayu dan sampah lain yang ikut larut di sungai. Abdal mengatakan, pihaknya mengerahkan 14 orang untuk melakukan pembersihan, dibantu oleh relawan PMI, Balakarcana gang lumpur GL33, dan masyarakat di sepanjang aliran sungai Kelurahan Loa Ipuh.
“Kami hanya menggunakan mesin pemotong kayu Senso, parang, dan tali. Kami tidak bisa menggunakan penarik yang dari kawat slang, karena posisi mobil tidak bisa masuk. Jembatan di sini terlalu sempit,” jelas Abdal.
Abdal menambahkan, pihaknya masih menyelidiki asal rumput yang menumpuk di sungai-sungai kecil tersebut. Ia menduga, rumput tersebut berasal dari perempatan sungai saka kiri dan sungai saka kanan.
“Kami akan cek asal rumput itu nanti. Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga kebersihan sungai-sungai di sini, agar tidak ada lagi tumpukan rumput dan sampah yang dapat merusak bangunan,” pungkas Abdal.(In)