SINTESANEWS.ID – Wakil Rektor III Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Misran, menyerukan kepada mahasiswa agar berperan aktif dalam proses pemilu.
Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur di Aula Perpustakaan Umum Kukar, Selasa (5/11/2024).
Dalam pemaparannya, Misran menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam membantu penyelenggaraan pemilu, baik sebagai anggota maupun pengawas partisipatif.
Menurutnya, mahasiswa berperan besar dalam memastikan proses pemilu berjalan jujur, adil, dan netral.
“Sebagai mahasiswa, kita harus membantu menciptakan penyelenggaraan pemilu yang baik, jujur, dan adil. Bersikaplah netral dan bantu penyelenggara mengawal Pilkada,” kata Misran.
Misran juga menyoroti pentingnya menjaga netralitas dan idealisme sebagai mahasiswa, serta menghindari pengaruh pihak lain terkait pilihan kandidat.
Dia bilang, mahasiswa memiliki tugas penting dalam mengawasi pelanggaran pemilu dan memberikan edukasi kepada masyarakat yang belum memahami proses pemilu.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam hal pengawasan dan edukasi bagi masyarakat yang kurang paham terhadap pemilu,” ujarnya.
Misran turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilu dan menghindari golput, guna mencapai target KPU yaitu partisipasi pemilih sebesar 85 persen.
Ia mengingatkan bahwa satu suara sangat berharga dalam menentukan masa depan daerah selama lima tahun ke depan.
“Adik-adik mahasiswa, gunakan hak pilih kalian untuk memilih pemimpin yang benar-benar mampu memajukan daerah kita pada Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang,” pungkasnya. (Ir/ar)