Home » Daerah » Samarinda » Kasus HIV Meningkat, Ananda Minta Pemprov Kaltim Galakkan Sosialisasi di Masyarakat

Kasus HIV Meningkat, Ananda Minta Pemprov Kaltim Galakkan Sosialisasi di Masyarakat

Kamis,9 Februari 2023 08:44WIB

Bagikan :
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis. (Istimewa)

SINTESANEWS.ID – Berkaitan dengan meningkatnya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Bontang, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis merasa prihatin dan mendorong agar masyarakat untuk belajar hidup sehat.

Nanda merasa prihatin atas meradangnya kasus HIV di Kota Bontang pada tahun 2022. Pasalnya, orang-orang yang terpapar virus tersebut didominasi usia 24-50 tahun.

“Saya turut prihatin dengan banyaknya kasus HIV di Bontang. Ini karena kurang pemahaman masyarakat tentang kasus itu,” jelasnya, Senin (6/2/2023).

Berdasarkan data, ada sekitar 77 wanita yang terjangkit HIV yang sebagian besar merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT).

“Tahun 2019 ada 96 kasus, tahun 2020 ada 59 kasus HIV, dan di tahun 2022 ada 77 kasus. Jumlah ini terus meningkat,” ungkapnya.

Dia berharap agar pemerintah terus melakukan edukasi dan sosialisasi tentang dampak buruk HIV sebagai bentuk pencegahan meningkatnya kasus HIV di Kaltim.

“Sudah sepatutnya masyarakat mendapatkan edukasi tentang kesehatan, khususnya HIV/AIDS, mulai dari penularan, pencegahannya, hingga pengobatan,” ungkapnya.

Politikus PDIP itu berharap pada tahun 2023 kasus penyebaran HIV bisa berkurang, terutama pada IRT. Karena itu, ia menyarankan masyarakat menjalankan pola hidup sehat, bersih, dan rutin memeriksa kesehatan.

Sekretaris PDIP ini juga mengatakan bahwa masyarakat yang terjangkit harus dirangkul dan diberikan motivasi agar semangat menjalani perawatan kesehatan.

“Jangan dikucilkan. Harus dirangkul. Maka dari itu Pemprov harus galakkan edukasi tentang bahaya HIV,” pungkasnya. (adv)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

3433823

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK