Home » Daerah » Samarinda » Raperda Perlindungan Bahasa Daerah masih Dibahas, Pansus Butuh Masukan dari Publik Kaltim

Raperda Perlindungan Bahasa Daerah masih Dibahas, Pansus Butuh Masukan dari Publik Kaltim

Kamis,23 Maret 2023 04:01WIB

Bagikan : Array
Ketua Pansus Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Perlindungan Bahasa Daerah serta Sastra Daerah DPRD Provinsi Kaltim, Veridiana Huraq Wang. (Istimewa)

SINTESANEWS.ID  – Ketua Pansus Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Perlindungan Bahasa Daerah serta Sastra Daerah DPRD Provinsi Kaltim Veridiana Huraq Wang mengaku akan menerima masukan dari beberapa pihak untuk menyempurnakan Raperda Bahasa Daerah.

Masukan berbagai pihak, sambung dia, bisa dimasukkan dalam Raperda Bahasa Daerah.

Kata dia, keberadaan Raperda Bahasa Daerah bertujuan melindungi keutuhan bahasa daerah di Kaltim.

Veridiana mengatakan, Kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Benua Etam juga menjadi salah satu alasan untuk menjaga keutuhan bahasa daerah agar tidak terkikis oleh para pendatang yang akan bermigrasi ke Kaltim.

“Bukan hanya bahasa Indonesia, tapi bahasa asli orang Kaltim juga perlu dijaga agar tidak tergeserkan atas kehadiran IKN,” ucapnya usai RDP di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (20/3/2023).

Dia menyebutkan bahwa ada beberapa bahasa yang telah terdaftar dalam revitalisasi bahasa, antaranya lain bahasa Kutai, Kenya, Paser, dan beberapa bahasa lain di Kaltim yang digunakan sesuai suku dan daerah masing-masing.

Politisi PDI Perjuangan ini mengakui bahwa di era ini bahasa lokal di Kaltim sangat minim digunakan masyarakat dalam interaksi sehari-hari.

“Padahal bahasa daerah adalah budaya yang harus terus dilestarikan oleh generasi penerus,” jelasnya.

Menurutnya, penerapan muatan lokal di seluruh kabupaten/kota di Kaltim perlu ditingkatkan agar bahasa daerah dikenal sejak dini dan tertanam dalam diri para pelajar dan mahasiswa.

“Misalnya masuk ke dalam pelajaran sekolah anak-anak ataupun mahasiswa di tingkat universitas sehingga mereka tidak asing lagi dengan yang namanya bahasa daerah,” pungkasnya. (adv)

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

WhatsApp Image 2025-03-03 at 10.30.26

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK