Home » Daerah » Samarinda » Gandeng Tiga Kampus, BI Kaltim dan Kalsel Adakan Kuliah Umum Internasional

Gandeng Tiga Kampus, BI Kaltim dan Kalsel Adakan Kuliah Umum Internasional

Selasa,14 Februari 2023 11:08WIB

Bagikan :
Kegiatan kuliah umum garapan Bank Indonesia wilayah Kalimantan terkait ekonomi hijau. (Humas BI Kaltim)

SINTESANEWS.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, UN-SDSN, dan LP2M Unmul menyelenggarakan kegiatan International Public Lecture bertema Green Economy is the New Source of Growth in Kalimantan di ruang Lecture Theatre, Gedung Prof. Masjaya Unmul Samarinda, pada Rabu (8/2/2023) lalu.

Kuliah umum internasional ini dihadiri oleh mahasiswa, ilmuwan riset serta pemangku kebijakan di level pemerintah dan juga perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri berbasis lahan di Kaltim.

Kegiatan ini merupakan rangkaian edukasi yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalsel berkerja sama dengan UN-SDSN bersama KPw di wilayah Kalimantan pada tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Tanjung Pura, Universitas Mulawarman, dan Universitas Palangkaraya terkait inisiatif perlindungan hutan hujan dan transisi hijau di Kalimantan.

Dalam International Public Lecture ini, terdapat tiga pemateri yang hadir, yaitu Vice President of UN-SDSN Prof. Wing Thye Woo, Director of UN-SDSN Prof. Leong Yuen Yoong , dan Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim Yusliando.

Kuliah umum ini berfokus pada diseminasi konsep green economy dan roadmap implementasinya di Kaltim. Green economy tumbuh dari semangat pemerintah untuk melestarikan lingkungan sekaligus menyejahterakan masyarakat. Pengelolaan sumber daya alam diarahkan sejalan dengan prinsip green economy, terutama berkaitan dengan karakteristik lingkungan di Kaltim.

Ketua LP2M Unmul Prof. Widi Sunaryo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran keynote speaker serta Bank Indonesia atas inisiatifnya dalam mengangkat topik international public lecture tentang green economy.

Ia juga menyatakan green economy erat kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mencapai keseimbangan antara sosial, ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Acara ini sebagai bentuk kolaborasi dan kontribusi Unmul sebagai perguruan tinggi guna mewujudkan tujuan SDGs,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan international public lecture selanjutnya akan digelar di Universitas Palangkaraya. Bank Indonesia berharap isu terkait green economy semakin dipahami secara luas dan diimplementasikan dalam pembangunan dan aktivitas perekonomian di Kalimantan. (*)

Penulis: Halimatu

6085768219885996691-min

TOPIK TERKAIT

BERITA UTAMA

REKOMENDASI

3433823

TEKNOLOGI

TERPOPULER

HIBURAN

bannera

POLITIK